Kementan Sebar 81 Ton Jagung Impor ke Jawa Barat dan Banten

M Iqbal - detikFinance
Jumat, 25 Jan 2019 14:00 WIB
Foto: M Iqbal
Cilegon - Kementerian Pertanian (Kementan) RI menebar bantuan jagung impor asal Brasil ke peternak di Jawa Barat dan Banten Hari ini, Kementan menyebar 81 ton jagung impor.

Bantuan itu diberikan Kementan untuk menstabilkan harga komoditas telur dan ayam di pasaran. Selain itu, harga jagung yang tak stabil membuat Kementan menebar jagung impor.

"Jadi sekarang kita berikan kepada peternak kita yang ada di Jawa Barat-Banten kemudian kita akan lanjut mengecek peternak-peternak mana yang kekurangan," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Darmita, kepada wartawan seusai melepas bantuan jagung di Pelabuhan Krakarau Bandar Samudera, Kota Cilegon, Jumat (25/1/2019).




Bantuan itu dikatakan sebagai upaya menekan gejolak harga di lapangan. Harga jagung yang diberikan Kementan melalui Bulog Rp 4.000. Sedangkan di lapangan, harga jagung bervariasi.

"Bantuan ini kan sebenarnya karena harga di Bulog ini Rp 4.000 jadi kemudian di lapangan bervariasi ada yang Rp 3.000 seperti kemarin saya di lapangan kemudian ada juga 4.500-5.000," ujarnya.

"Nah, Bulog dalam hal ini diberikan tugas untuk memfasilitasi agar bagaimana harga-harga itu tidak bergejolak sehingga regulasi ini ditangani oleh Bulog sebagai fasilitator." lanjutnya.




Sejauh ini, Kementan sudah menebar bantuan jagung ke para peternak di Jawa Barat sebanyak seribu ton, dua ribu di Jawa Tengah, dan 3 ribu di Jawa Timur.

"Karena terus terang saja saya tidak mau nanti petani jagung kita yang ada di lapangan itu nanti terganggu panen rayanya, karena kita menunggu panen raya bagaimana peternak kita ndak bergejolak terkait harga," tuturnya. (dna/dna)