Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 28 Jan 2019 14:36 WIB

Mantan Bos Starbucks Ingin Maju Jadi Capres

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Howard Schultz. Foto: AFP Photo/ALEX WONG
Jakarta - Mantan CEO Starbucks Howard Schultz ingin maju jadi calon presiden Amerika Serikat (AS) melalui jalur independen.

Mengutip CNN, Schultz menjelaskan saat ini warga Amerika hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Menurutnya, Presiden AS Donald Trump saat ini tidak memenuhi syarat untuk menjadi presiden.

"Presiden saat ini setiap harinya terlibat dalam politik balas dendam," ujar Schultz dikutip dari CNN, Senin (28/1/2019). Pekan lalu, CNN melaporkan ada dua orang yang berencana untuk maju dalam pemilihan presiden 2020 mendatang.

Shultz mengungkapkan ingin melihat kemenangan pada wajah-wajah warga Amerika. Menurut dia, setiap orang Amerika Serikat berhak mendapatkan askes kesehatan yang berkualitas. Menurut Schlutz saat ini pemerintah Negeri Paman Sam tak mampu memenuhi itu semua.


Kemudian dia juga menyindir Trump yang tak mampu menjalankan kebijakan pajaknya. "Kita bisa melakukannya saat ini," ujar dia.

Dalam akun resmi twitternya Schultz menuliskan rencana pencalonan dirinya bisa menciptakan peluang untuk orang lain. "Ini adalah tentang bagaimana kita bisa menciptakan peluang bersama yang lebih baik untuk banyak orang," cuitnya.

Mantan sekretaris Perumahan dan Pembangunan Perkotaan AS, Julian Castro mengungkapkan kekhawatiran jika Schultz maju jalur independen justru akan memberikan Trump jalan untuk kembali terpilih.

(kil/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com