Harus Punya Gaji Berapa Biar Dianggap Orang Kaya?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 29 Jan 2019 15:32 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Orang-orang Amerika Serikat (AS) punya pandangan soal indikator kekayaan. Bagi orang AS, orang masuk kategori kaya jika pendapatannya sekitar US$ 100.000 setahun atau Rp 1,45 miliar (kurs Rp 14.500).

Mengutip CNBC, Selasa (29/1/2019), perusahaan data YouGov telah melakukan survei terhadap 1.000 orang AS. Dalam survei tersebut, YouGov menanyakan pendapatan US$ 90.000 setahun masuk kategori tidak kaya dan kaya.

Sebanyak 46% menyatakan tidak kaya atau miskin. Sementara, 44% menyatakan kaya.

Kemudian, jumlah pendapatan dinaikkan menjadi US$ 100.000 per tahun. Sebanyak 56% menyatakan kaya dan 34% menyatakan tidak kaya atau miskin.


Angka yang dirilis YouGov secara kasar cocok dengan angka yang dirilis Pew Research Center yang menemukan satu rumah tangga harus memiliki pendapatan US$ 78.281 dan US$ 110.706 untuk memenuhi syarat masalah kelas atas.

Lebih lanjut, dari laporan YouGov, sebanyak 64% responden masih berpikir mereka kaya atau miskin. Kemudian, seperempatnya menganggap miskin, 5% menyatakan kaya, dan 6% sisanya tidak tahu.

Meski begitu, ada temuan menarik dalam survei ini. Dari survei tersebut diketahui semakin tinggi pendapatan bukan berarti responden menganggap diri mereka kaya.



Dari responden berpenghasilan US$ 40.000 hingga US$ 60.000 per tahun, sebanyak 7% menganggap diri mereka kaya. Kemudian, penghasilan yang semakin tinggi yakni US$ 90.000 hingga US$ 150.000 hanya 9% yang menganggap kaya dan 5% yang mengklasifikasikan diri mereka miskin.

"Semakin tinggi penghasilan Anda, semakin tinggi Anda menetapkan standar," tulis laporan YouGov. (zlf/zlf)