Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 30 Jan 2019 14:43 WIB

Dana Asing Cabut, Sri Mulyani: Gara-gara Transaksi Berjalan Defisit

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Istimewa/Kementerian Keuangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Istimewa/Kementerian Keuangan
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kondisi transaksi berjalan yang masih defisit (current account deficit/CAD). Maka Indonesia selalu mendapat hukuman dari pasar.

Hukuman tersebut adalah aliran modal yang keluar dari pasar Indonesia atau capital outflow. Keluarnya dana segar tersebut untuk mencari tempat yang lebih nyaman dengan berbagai fasilitas fiskal.

"Jadi kalau situasi itu terjadi anda punya CAD anda menjadi sasaran dianggap bisa dihukum dan hukumannya berupa capital outflow dan depresiasi," kata Sri Mulyani di acara Mandiri Investment Forum (MIF) di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (30/1/2019).


Untuk memitigasi melebarnya defisit, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebutkan dengan cara mengurangi impor. Demi menjaga kepercayaan para investor, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) serta lembaga keuangan lainnya terus melakukan konsolidasi.

"Tapi selama masa itu adalah peran pemerintah yang harus sampaikan ke pasar bahwa kita punya kepemimpinan

"Ini yang disebut dengan proses pengambilan keputusan yang kredibel. Walaupun anda harus dalam situasi yang sulit," ujar dia.

(hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com