Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 06 Feb 2019 11:26 WIB

Pak Pos ke Rini: Ibu yang Cantik, Dengarkan Jeritan Anak Kami

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom
FOKUS BERITA Polemik Gaji Pak Pos
Jakarta - Massa pegawai PT Pos Indonesia (Persero) atau Pak Pos bergeser ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setelah sebelumnya menggelar aksi di Gedung Pos Ibukota kawasan Lapangan Banteng, Jakarta.

Di depan Kementerian BUMN, Pak Pos meminta masuk untuk bertemu Menteri BUMN Rini Soemarno agar segera mengganti direksi. Sebab, direksi dianggap tidak mampu mengelola dengan baik.

"Tolong perwakilan kami diterima," kata seorang orator di atas mobil pickup, di depan Kementerian BUMN Jakarta, Rabu (6/4/2019).

Buruknya pengelolaan itu, kata orator, ialah telatnya pembayaran gaji yang harusnya dibayar tanggal 1 Februari 2019. Tapi, gaji baru dibayar tanggal 4 Februari 2019.

Pak Pos khawatir, tidak ada kepastian pembayaran gaji di bulan-bulan mendatang.

"Kita tahu bulan depan dibayarkan atau tidak. Perusahaan kami diambang kehancuran. Sudah stadium 4," sambungnya.


Orator lain meminta agar Rini Soemarno mendengarkan keluhan para Pak Pos. Sebab, Pak Pos merupakan tumpuan keluarga.

"Ibu menteri yang cantik, tolong dengarkan jeritan anak kami," katanya.

Dalam orasi tersebut, massa juga menyanyikan yel-yel penggantian direksi.

"Ganti-ganti, ganti direksi, ganti direksi sekarang juga"

"Ganti-ganti, ganti direksi, ganti direksi sekarang juga".



Saksikan juga video 'Pak Pos Gelar Demo, Teriakan 'Ganti Direksi' Menggema':

[Gambas:Video 20detik]


Pak Pos ke Rini: Ibu yang Cantik, Dengarkan Jeritan Anak Kami



(fdl/fdl)
FOKUS BERITA Polemik Gaji Pak Pos
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com