Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 11 Feb 2019 07:58 WIB

Hingga Februari 2019, LRT Palembang Angkut 1 Juta Penumpang

Akfa Nasrulhak - detikFinance
Tiket LRT Palembang wajib dibeli pakai kartu elektronik/Foto: Raja Adil Siregar/detikcom Tiket LRT Palembang wajib dibeli pakai kartu elektronik/Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Jakarta - Sejak diluncurkan Juli 2018 hingga 3 Februari 2019, Light Rail Transit Sumatera Selatan (LRT Palembang) sudah melayani 1.088.558 penumpang. Volume penumpang LRT Sumsel di Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II adalah yang tertinggi mencapai 264.967 penumpang.

LRT Palembang menggunakan 2 tipe sistem e-ticket, yaitu Kartu Uang Elektronik (KUE) dan Tiket Thermal. Penumpang dapat menggunakan KUE yang diterbitkan oleh 5 bank yang telah bekerja sama yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri, BCA, dan Bank Sumsel Babel.


Sedangkan Tiket Thermal adalah tiket yang didapatkan oleh masyarakat jika melakukan transaksi di loket secara tunai.

"Penggunaan KUE khusus untuk rute dari dan menuju bandara merupakan bentuk sosialisasi Gerakan Nasional Non Tunai yang digalakkan oleh pemerintah," ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro, dalam keterangan tertulis, Senin (11/2/2019).

Sementara tarif yang dikenakan untuk perjalanan LRT Sumsel yakni Rp 5 ribu untuk rute non Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan Rp 10 ribu untuk rute dari dan menuju bandara. Sejak 1 Desember 2018, KAI menetapkan bahwa penumpang yang akan menggunakan LRT Sumsel dengan rute dari dan menuju Bandara harus menggunakan KUE. Sedangkan untuk rute non Bandara, penumpang dapat menggunakan Tiket Thermal atau KUE.

Edi menilai dengan menggunakan KUE, masyarakat akan mendapatkan kemudahan seperti tidak perlu antre di loket, lebih aman, dan lebih praktis karena tidak perlu menyiapkan uang tunai.

"Sebagai moda transportasi baru di Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan, tentu butuh waktu untuk membiasakan masyarakat menggunakan KUE dalam kesehariannya," ujar Edi.


Edi optimis, LRT Sumsel semakin dikenal dan dicintai masyarakat, hal ini terlihat dengan terus tumbuhnya pengguna harian LRT Sumsel, di mana kini sudah mencapai 3 ribu-5 ribu penumpang per hari dan 6 ribu-10 ribu penumpang saat weekend. KAI memprediksi jumlah penumpang akan terus tumbuh seiring dengan perubahan budaya dan kondisi lalu lintas kota yang semakin padat.

"KAI berharap masyarakat dapat menggunakan LRT Sumsel sebagai moda transportasi perkotaan andalannya," tutup Edi.




Tonton juga video Kemenhub Klaim LRT Palembang Sudah Pakai Teknologi Terkini:

[Gambas:Video 20detik]

(ega/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID
×
Insight With Desi Anwar
Insight With Desi Anwar Selengkapnya