Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Feb 2019 18:28 WIB

Begini Cara Bayar Pajak Online Pakai e-Billing

Tim detikFinance - detikFinance
Begini Cara Bayar Pajak Online Pakai E-Billing/Foto: Internet Begini Cara Bayar Pajak Online Pakai E-Billing/Foto: Internet
Jakarta - Bayar pajak, terutama pajak online merupakan kewajiban semua masyarakat Indonesia tidak terkecuali, terutama bagi mereka yang persyaratan terpenuhi. Selain itu, pajak digunakan untuk membangun negara.

Tentu saja dengan tingginya pembayaran pajak maka negara dapat membangun berbagai infrastruktur dan membangun berbagai fasilitas umum, serta hal lain yang mendukung. Bukan tanpa sebab, pajak juga menjadi salah satu pembayaran yang dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun.

Salah satunya adalah e-billing pajak. Sebagian orang mungkin belum mengerti mengenai e-billing ini. Terutama bagi yang baru saja bekerja atau mendapatkan pekerjaan, hal yang umum dikenali hanyalah NPWP sebagai salah satu pajak yang dibuat oleh mereka yang sudah bekerja.

Nah berbicara soal pajak, sebenarnya kita bisa membayarkan semua pajak secara online. Jika dulu kita harus datang ke kantor dan membuat berbagai dokumen yang luar biasa rumit, sekarang ini kamu bisa dengan mudah membayarkan pajak melalui jasa online.



Pengertian e-Billing Pajak

e-billing pajak merupakan salah satu program yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak atau DJP. Sistem ini dibuat untuk sistem bayar pajak online atau elektronik, dengan cara pembuatan kode billing ataupun ID billing terlebih dahulu.

Sekarang ini e-billing pajak telah menerapkan sistem MPN G2 (Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua) dan menutup sistem MPN G1 (Modul Penerimaan Negara Generasi Pertama) sejak tanggal 1 Juli 2016 dan terus berjalan di tahun 2019 ini. E-Billing pajak ini hadir untuk mewujudkan komitmen DJP dalam pengalihan sistem manual menuju sistem elektronik perpajakan.

Peraturan Pembayaran Pajak

E-billing pajak ini menggantikan sistem pembayaran manual yang menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2016, sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak Nomor SE-11/PJ/2016, semua Bank Persepsi (bank yang menerima pembayaran pajak) wajib melaksanakan e-Billing pajak sebagai penerapan MPN G2 (Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua) dan tidak akan melayani pembayaran manual lagi. Salah satu kanal untuk mendapatkan e-billing pajak adalah eBilling OnlinePajak, ASP yang telah disahkan oleh DJP untuk membuat ID billing dengan Surat Keputusan No. KEP-72/PJ/2016.

Aplikasi eBilling OnlinePajak memberikan solusi seara menyeluruh dan terintegrasi untuk pembayaran pajak perusahaan anda. Bisa dikatakan adanya inovasi e-billing ini memudahkan anda untuk melakukan pembayaran namun di sisi lain sistem ini juga mempermudah pegawai pajak dalam menangani pembayaran kapan pun dan di manapun. e-billing pajak dapat digunakan untuk berbagai KAP, KJS dan NPWP sekaligus, serta bayar pajak online di 1 aplikasi dengan instan, akurat, dan tanpa perlu antre di bank atau KPP lagi.

Pembuatan E-billing dan Kode E-Billing

Langkah-langkahnya dapat kamu temukan di bawah ini :

I. Membuat Kode Billing atau Id Billing

Untuk pembuatan kode billing ada 7 petunjuk yang bisa dilakukan untuk dapat membuat kode billing atau id billing, yaitu:

1. Melalui aplikasi online pajak yang merupakan satu-satunya application services provider (asp) yang disahkan direktorat jendral pajak untuk membuat id billing berdasarkan surat keputusan pemerintah.

2. Kamu bisa membuatnya melalui teller bank tertentu yang telah disetujui, yaitu: bank BNI, Mandiri, BCA, dan Citibank. Anda juga bisa melakukannya lewat Kantor Pos.

3. Melalui SSE2 di situs pajak.go.id atau Direktorat Jendral Pajak online.

4. Melalui SMS id billing bagi pelanggan Telkomsel yaitu dengan menekan *141*500#.

5. Melalui layanan billing di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).

6. Melalui layanan di nomor 1500200. Ini berlaku untuk wajib pajak pribadi, dan

7. Melalui layanan Internet Banking.


II. Membayar Pajak Secara Online

Setelah membuat kode billing, selanjutnya kamu bisa melakukan cara bayar pajak online e-billing melalui beberapa tempat ini, yaitu:

· Melalui OnlinePajak yang berlaku untuk nasabah CIMB Niaga dan BNI.

· Melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

· Melalui teller bank yang bekerja sama.

· Melalui Kantor Pos.

· Melalui Internet Banking.

· Melalui agen Branchless Banking.

· Melalui Mobile Banking. Namun cara ini hanya berlaku untuk nasabah Bank Pembangunan Daerah Bali.

· Melalui mesin mini ATM yang berada di seluruh KPP atau KP2KP.




Manfaat Buat e-Billing Pajak dan Bayar Pajak Online di OnlinePajak

Setelah tahu mengenai berbagai cara yang bisa digunakan untuk membuat e-billing ataupun membayar pajak, maka selanjutnya perlu tahu apa alasan utama yang membuat pembayaran e-billing online menjadi program yang diutamakan ataupun didukung. Selain itu, kamu juga bisa membayar berbagai pajak termasuk cara pembayaran pajak online motor. Apa saja manfaatnya ?

1. Data Tersambung

e-Billing merupakan sebuah aplikasi yang lebih mudah untuk digunakan karena efisien dan juga terhubung langsung ke konfirmasi pembayaran pajak. E-billing ini akan langsung terhubung aplikasi hitung PPh, PPN, e-Faktur dan e-Filing di satu aplikasi. Sehingga kamu tidak perlu memasukkan data yang sama berulang kali yang merepotkan dan menyita waktu. Di Online Pajak, pembuatan kode billing dan pembayaran pajak online jadi lebih efisien dan mudah. Hal ini juga mengurangi kesalahan atau eror yang terjadi karena input data.

2. Akurat

Hal yang paling penting dalam pajak adalah keakuratan yang seringkali dibutuhkan oleh orang pajak. Karena hal ini berhubungan dengan uang dan juga pembayaran yang besar-besaran. E-billing akan memberikan data yang sesuai dan juga meminimalisir kesalahan pencatatan transaksi yang biasa dilakukan secara manual. Selain itu sistem canggih dapat dilakukan untuk mengisikan KAP (Kode Akun Pajak) dan KJS (Kode Jenis Setoran) Anda secara otomatis berdasarkan rekaman transaksi kamu pada aplikasi hitung PPh Pasal 21, PPh Final 1% dan PPN OnlinePajak. Keakuratannya menjadikan e-billing justru lebih aman dan mudah.

3. Aman dan Real Time

Seperti yang kamu ketahui, bahwa seringkali banyak orang yang membayarkan biaya pajak cukup besar, jika membawanya ke kantor pajak jelas akan berbahaya. Selain itu, kamu juga harus membayarkannya dengan menggunakan mobil atau kendaraan darat. Hal inilah yang menjadikan banyak orang yang khawatir untuk membawa uang sembarangan. Namun lebih aman dengan e-billing. Selain itu, data transaksi kamu langsung terekam di sistem DJP dan Kas Negara. BPN (Bukti Pembayaran Negara) berikut NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) yang kamu terima juga sah dari negara karena Online Pajak bekerja sama dengan Bank Persepsi.

Itulah deretan cara yang mudah untuk membayarkan e-billing atau membayarkan pajak online dengan mudah. Sekarang ini tidak perlu khawatir lagi untuk bisa membayarkannya dan juga memenuhi kewajiban anda tanpa harus khawatir dalam melakukan pembayarannya. Selain itu e-billing sangat mudah digunakan.

Jika bingung, kamu tinggal membaca petunjuk pada aplikasi tersebut. Kesalahan juga mudah dikonfirmasi bagi kamu yang pertama kali menggunakan aplikasinya sehingga tidak ada yang dikhawatirkan lagi. (nwy/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed