Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 16 Feb 2019 18:04 WIB

Tol Laut Disebut Ditinggalkan Jokowi, Ini Pembelaan TKN

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Program tol laut yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut ditinggalkan setelah dilahirkan. Merespons hal ini, Tim Kemenangan Nasional (TKN) membela Jokowi.

Menurut Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf Usman Kasong tol laut yang dibangun membuktikan langkah untuk mempersatukan Indonesia. Sebab selama ini semua terpusat di pulau Jawa.

"Sebelum Pak Jokowi dulu ini Jawa sentris. Setelah kepemimpinan Pak Jokowi jadi Indonesia sentris dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan," kata dia dalam acara Polemik Trijaya, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).


Lebih lanjut, ia mengungkapkan Jokowi juga tak meninggalkan program tol laut begitu saja. Sebab, ia turut membangun sebanyak 19 pelabuhan untuk melaksanakan program itu.

"Soal tol laut bukan berarti Pak Jokowi tidak melakukan apa-apa. Saya mencatat, ada beberapa pelabuhan yang telah dibangun Pak Jokowi, dan persisinya yang telah dibuat 19 pelabuhan dalam rangka menciptakan agar infrastruktur terintegrasi antar pulau betul-betul terjadi," jelasnya.


Lantas, berkat program tersebut juga ia mencatat tingkat kemudahan berusaha di Indonesia (ease of doing business/EoDB) meningkat.

"Kita tahu pemerintahan sebelumnya, jalur logistik di Indonesia sangat mahal tetapi dari tahun ke tahun ini EoDB mengalami kenaikan artinya apa? Salah satu titik lemah kita dari izin bisnis itu soal birokrasi dan kedua soal infrastruktur yang sangat lemah sehingga membuat biaya lebih baik," tutup dia. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed