Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 18 Feb 2019 11:00 WIB

Pertamina Pastikan Pekerjanya Bebas 100% dari Narkoba

Raras Prawitaningrum - detikFinance
Foto: Dok. Pertamina Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - Dalam rangka mewujudkan 100% pekerja bebas narkoba, tim Medical Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III bekerja sama dengan Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) dalam melaksanakan pemeriksaan dan sosialisasi bahaya NAPZA (Narkotika Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif).

Kegiatan tersebut digelar di sela jam kerja pada Rabu (6/2/2019) hingga Selasa (12/2/2019) di seluruh unit operasi wilayah Jawa bagian Barat. Tercatat ada 979 orang pekerja dan mitra kerja yang mendapatkan sosialisasi dan pemeriksaan.

Unit Manager Communication & CSR, Dewi Sri Utami, mengatakan program ini merupakan inisiasi tim Medical Pertamina MOR III untuk melindungi pekerja dan mitra kerja Pertamina bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari penyalahgunaan NAPZA. Adapun pekerja dan mitra kerja tersebut terdiri dari TKJP dan awak mobil tangki di wilayah Jakarta, Tasikmalaya, Balongan, Bandung, dan Banten.


"Pekerja dan mitra kerja merupakan asset perusahaan. Maka kita harus pastikan bahwa di lingkungan kerja tidak ada penyalahgunaan dan peredaran NAPZA. Program ini sangat penting guna mendukung efektivitas dan keselamatan kerja, serta kualitas sumber daya manusia di Pertamina MOR III," ujar Dewi dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/2/2019).

Pemeriksaan dilakukan dengan metode randomize screening test dengan lima parameter yaitu morfin, ganja, amphetamin, benzodiazepine, dan methamphetamin.

"Dari hasil tes ditemukan bahwa 100% baik pekerja dan mitra kerja sekaligus awak mobil tangki di lingkungan Pertamina MOR III Jawa bagian Barat negatif menggunakan narkoba," jelasnya.


Sebelumnya, tim manajemen Pertamina MOR III telah melakukan tes dan menandatangani Komitmen Anti Narkoba. Dalam komitmen tersebut disebutkan bahwa program penanggulangan NAPZA di lingkungan Pertamina MOR III sesuai dengan Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Permanker No. 11 tahun 2005 tentang Pencegahan Narkoba.

Hal ini sejalan dengan komitmen direksi Pertamina tanggal 26 September 2017 tentang Anti Narkoba dan Peduli HIV/AIDS.

"Sebagai perusahaan yang mengedepankan aspek safety, Pertamina berkomitmen untuk menjamin lingkungan kerja yang aman, sehat, dan terhindar dari risiko penyalahgunaan dan peredaran narkoba," pungkas Dewi. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed