Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 18 Feb 2019 17:45 WIB

Insentif Ekspor Bisa Cegah Investor Kabur ke Vietnam

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Perusahaan-perusahaan yang saat ini menikmati fasilitas kepabeanan seperti Kawasan Berikat (KB) dan Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) bisa cabut ke Vietnam bila fasilitas tersebut dicabut.

Hal itu disampaikan Rektor IPB sekaligus kepala University Network for Indonesia Export Development (Unied) Arif Satria. Menurut dia, dari 1606 perusahaan yang disurvei, sebanyak 32% memilih bakal pindah ke negara lain ketika fasilitas kepabeanan dicabut.

"Jika fasilitas kepabeanan dihilangkan bagaimana? Sebanyak 32% akan langsung pindah ke negara lain dan 27% sisanya akan mengurangi pegawai," kata dia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (18/2/2019).


Lebih lanjut, dari 32% sebagian besar perusaahaan pindah ke Vietnam. Industri yang mendominasi perpindahan tersebut pun berkaitan dengan bidang tekstil, elektronik, alas kaki dan bahan makanan.

"Dominan pada pindah ke Vietnam paling tinggi. Itu perusahaan KB tekstil, kalau perusahaan KITE di bidang elektronik, alas kaki dan bahan makanan," ungkap dia.

Merespons hal itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa Indonesia seharusnya bisa lebih kompetitif bersaing. Apalagi, Indonesia merupakan negara terbesar di Asean.


Maka dari itu, ia berharap Indonesia terus mampu menggaet pasar untuk membuka usaha di dalam negeri daripada pindah ke Vietnam.

"Jangan lupa Indonesia negara terbesar di Asean. Jadi kita sudah jadi domestik market yang kompetitif dan kita lihat hulu dan hilir banyak industri kita yang belum kompetitif ini yang kita inginkan daya juang dan tinggi ditularkan dalam negeri sehingga bisa dikuasi itu mereka yang pindah ke Vietanam," jelas dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed