Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Feb 2019 15:27 WIB

Prabowo Khawatir Unicorn Bawa Keluar Uang RI, JK: Bawa Masuk Malah

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) (Noval-detikcom). Foto: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) (Noval-detikcom).
Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku khawatir, perkembangan unicorn akan membuat uang-uang Indonesia kabur ke luar negeri. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tidak sependapat.

Wapres JK justru menganggap sebaliknya. Menurutnya, unicorn yang kini berkembang di Indonesia justru membawa masuk investasi ke dalam negeri, bukan membawa uang ke luar Indonesia seperti yang dikhawatirkan Prabowo.

"Unicorn itu berjalan. Jadi terbalik. Uang masuk malah," katanya.

JK mengatakan, unicorn di sebuah negara juga memutar roda perekonomian. Selain membawa investasi, startup dengan valuasi di atas US$ 1 miliar itu juga menyerap banyak tenaga kerja.


"Memberikan lapangan kerja jutaan orang. Sedangkan itu yang kita butuhkan. Dan kita bersyukur bahwa itu anak-anak muda kita yang mengerjakan itu," tutur JK.

Seperti diberitakan sebelumnya, istilah unicorn heboh saat disinggung dalam debat capres kedua Minggu malam kemarin. Calon Presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) melontarkan pertanyaan pada Prabowo soal unicorn.

Dia pun mengaku khawatir, unicorn ini justru mempercepat uang Indonesia ke luar negeri.

"Jadi kalau ada unicorn-unicorn, ada teknologi hebat, saya khawatir ini akan mempercepat nilai tambah dan uang-uang kita lari ke luar negeri, ini saya khawatir. Ya silakan Anda ketawa, tapi ini masalah bangsa. Kekayaan Indonesia tidak tinggal di Indonesia," paparnya.


Banyaknya uang yang lari ke luar negeri, kata Prabowo, dibenarkan oleh menteri Jokowi. Bahkan, uang itu tembus Rp 11.000 triliun.

"Menteri bapak sendiri mengatakan, ada Rp 11.400 triliun uang Indonesia di luar negeri. Diseluruh bank di Indonesia uangnya hanya Rp 5.465 triliun. Berarti lebih banyak uang kita di luar daripada di Indonesia," terangnya.


Saksikan juga video 'Ternyata 70% Orang Indonesia Tak Tahu Unicorn':

[Gambas:Video 20detik]

(zlf/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed