Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Feb 2019 16:05 WIB

Transaksi Dagang RI-Korsel Ditarget Capai Rp 420 T Dalam 3 Tahun

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita hari ini meneken reaktivasi perundingan kerjasama Indonesia-Korea Selatan. Dari agenda tersebut, ia menargetkan nilai kerjasama sebesar US$ 30 miliar atau setara dengan Rp 420 triliun (kurs Rp 14.000).

Enggar mengungkapkan penandatanganan reaktivasi perundingan ini merupakan kelanjutan rencana kerjasama dengan Korsel yang terhenti di 2014 silam. Dengan begitu, harapannya, bisa terjalin kesepakatan kerjasama.

"Nah, relaunch kesepakatan ini juga dilanjutkan dengan bisnis forum. Mempertemukan kedua kelompok pengusaha Indonesia-Korea," kata dia di sela-sela Indonesia-Korea Business Forum 2019, Sangri La Hotel, Jakarta, Selasa (19/2/2019).



Ia mengungkapkan, bila disepakati kerjasama tersebut akan berlangsung selama tiga tahun dengan nilai mencapai US$ 30 miliar. Enggar berharap agar keputusan tersebut bisa disetujui pada November nanti.

"Nah, dengan demikian maka target yang dicanangkan oleh dua kepala negara sebesar US$ 30 miliar dalam tiga tahun ke depan itu bisa dicapai. Diharapkan ditandatangani pada bulan November," papar dia.

Adapun, untuk sektor kerjasama tersebut belum dapat dipastikan oleh Enggar. Sebab, perlu ada perbincangan dulu antara perusahaan asal korea dengan Indonesia.

Sebagai informasi, penandatanganan tersebut dilakukan oleh Enggar bersama Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi Hyun Chong Kim. Hadir pula, Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong dan Kepala Kadin Rosan Roeslani.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed