Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Feb 2019 16:35 WIB

Jokowi: Tak Ada dalam Sejarah Gelontorkan Triliunan ke Desa

Andhika Prasetia - detikFinance
Foto: Andhika Prasetya/detikcom Foto: Andhika Prasetya/detikcom
Jakarta - Anggaran dana desa dalam empat tahun terakhir terus naik. Jumlahnya mencapai Rp 257 triliun hingga akhir 2019 mendatang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan gelontoran dana ini telah banyak membantu menunjang aktivitas ekonomi di desa. Gelontoran dana Rp 257 triliun ke desa disebut menjadi sejarah dalam pengelolaan anggaran di Indonesia.

Jokowi merinci 2015 digelontorkan dana desa Rp 20,7 triliun, 2016 Rp 40,7 triliun, 2017 60 triliun Kemudian 2018 60 triliun lagi masuk ke 74.900 desa. Pada 2019 Rp 70 triliun masuk ke seluruh desa.

"Artinya sampai akhir 2018 187 triliun kami gelontorkan, sampai akhir 2019 257 triliun masuk ke desa. Ini triliun lho ya bukan miliar. Gede banget, gede banget. Tidak ada dalam sejarah, kita gelontorkan anggaran triliunan ke desa-desa, setiap tahun naik. Tahun depan ngga ktahu naik berapa lagi, yang jelas harus naik" ujar Jokowi di Ecovention Ecopark Ancol, Jakarta, Rabu (20/2/2019).


Dia pun menitipkan pesan ke seluruh kepala desa yang hadir dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa tersebut agar bisa menggunakan dana tersebut seoptimal mungkin.

"Saya titip pesan di anggaran itu tolong kalau ada proyek jalan desa, jembatan, irigasi desa, usahakan betul agar material yang ada dibeli di desa itu," katanya.

"Pasir, beli di desa itu. Nggak ada di sana, pindah desa sebelahnya. Usahakan jangan sampai uang kembali lagi ke kota biar muter terus ke desa. Karena semakin tinggi uang muter ke desa, akan berikan kesejahteraan ke desa," tambahnya.

Seperti diketahui dana desa yang digelontorkan pada 2015 mencapai Rp 20,7 triliun, 2016 Rp 40,7 triliun, 2017 Rp 60 triliun, 2018 Rp 60 triliun, dan 2019 Rp 70 triliun.

Selain pembangunan jalan 191.000 km, capaian lainnya dari dana desa di antaranya pembangunan jembatan 1.140,37 meter, 8.983 unit pasar desa, 5.731 unit tambatan perahu, 4.175 unit embung, 58.931 unit irigasi, 959.569 unit air bersih, 50.854 kegiatan PAUD, 24.820 unit posyandu dan lainnya. (eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed