Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Feb 2019 12:16 WIB

Kriteria Pemimpin Bersih versi Luhut: Yang Tak Punya Bisnis

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Wisma Putra Foto: Wisma Putra
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan percaya ekonomi Indonesia ke depan akan terus berkembang. Menurutnya itu bisa tercapai asalkan Indonesia dipimpin oleh sosok yang bersih.

"Ada syarat ada beberapa kalau ingin ekonomi kita maju yaitu kita harus punya pemimpin yang bersih," ujarnya dalam acara Lecture Series on Indonesia's Maritime Diplomacy: The Current Challenges di Auditorium Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Luhut mengartikan pemimpin yang bersih adalah pemimpin yang tidak menjalankan bisnis saat menjabat. Dengan begitu akan membuat suasana kondusif dan tidak ada kecurigaan.

"Pemimpin yang tidak punya bisnis dia nya, anaknya, istrinya dan keluarganya. Ini patut dicontoh karena ketauladanan leadership itu membuat jadi suasana bagus," tambahnya.



Menurutnya, Presiden Joko Widodo selama 4,5 tahun menjabat sudah meninggalkan bisnisnya. Itulah mengapa menurutnya Jokowi memiliki hubungan yang baik dengan dunia usaha.

Dia juga menjamin para menteri juga tidak menjalankan bisnis. Luhut sendiri mengaku punya perusahaan, namun dia menegaskan bahwa saat menjabat dia tak lagi mengurusi perusahaannya.

"Kami menterinya sama sekali tidak punya bisnis. Saya punya perusahaan ya terus jalan, tapi tidak ada satu pun bisnis baru. Kenapa? karena semuanya transparan," tegasnya.



Simak Juga 'Luhut: Saya Juga Punya Tanah, Nggak Dirahasiakan':

(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed