Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 27 Feb 2019 18:37 WIB

4 Perusahaan Logistik Tutup, 200 Karyawan di Ambang Pengangguran

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Dikhy Sasra Ilustrasi/Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Sebanyak empat perusahaan jasa pengiriman dan logistik diketahui harus gulung tikar imbas dari menjulangnya kenaikan tarif kargo udara. Naiknya tarif kargo udara tak dapat dibendung oleh perusahaan sehingga memilih untuk menyetop operasionalnya.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia Budi Paryanto mengatakan saat ini para karyawan dari perusahaan tersebut sudah mulai dirumahkan. Setidaknya ada 100 hingga 200 orang yang menunggu menjadi pengangguran.

"Dari empat perusahaan itu dari perkiraan saya mestinya di kisaran 100-200 orang dari 4 perusahaan (yang terkena dampak)," katanya saat ditemui di Hotel Millenium Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).


Adapun keempat perusahaan tersebut kata Budi dua di antaranya berlokasi di Pekanbaru serta Palembang dan Jakarta. Namun dia enggan menyebut nama perusahaan yang dimaksud.

Perusahaan-perusahaan logistik itu sendiri saat ini mulai mengalihkan penggunaan kargo udara ke angkutan jalur darat dan laut. Namun hal tersebut tak banyak membantu lantaran pengiriman memakan waktu yang cukup lama.

"Kita alihkan ke laut, ternyata di laut layanannya cuma dua hari tapi nunggu bongkarnya tiga hari," ujar dia.

(eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com