Kisah 'Cerai' AirAsia dan Traveloka

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 06 Mar 2019 06:54 WIB
Kisah Cerai AirAsia dan Traveloka
Foto: Dok. AirAsia

Perceraian antara AirAsia dan Traveloka bisa memberi dampak pada industri sejenis atau biasa disebut online travel agent (OTA). Dampak ekstrimnya, maskapai bisa menjual tiket sendiri-sendiri.

Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung menerangkan, keputusan AirAsia untuk mencabut penjualan tiket di Traveloka tentu akan memberi dampak pada masing-masing perusahaan.

"Kalau pengaruh pasti ada pengaruh, apalagi AirAsia bukan airlines kecil. Tapi besarnya berapa, yang tahu mereka berdua," katanya.

Ignatius melanjutkan, yang perlu diwaspadai dari perceraian tersebut ialah tidak menutup terjadi pada maskapai lainnya. Dampak buruknya terjadi pada kinerja platform tersebut.

"Yang harus diwaspadai kenapa penyebab mereka mundur, kalau penyebab mundur tidak perbaiki, bisa terjadi di maskapai lain, nggak bagus untuk pertumbuhan platformnya," paparnya.

"Kalau misalnya dengan mundurnya AirAsia dampaknya orang, traffic, pesanan berkurang otomatis ada dampak ke performance perusahaan," ujarnya.

Dia menambahkan, dampak yang paling ekstrim ialah jika ternyata AirAsia sukses menjual tiket sendiri. Menurutnya, bisa saja nantinya maskapai lain juga menjual tiket sendiri-sendiri.

"Kalau AirAsia berhasil tanpa bantuan OTA kenapa kita nggak, bisa aja mereka jalan sendiri-sendiri," tutupnya.

(ang/ang)