Jokowi Pamer Kinerja Ekonomi di Hadapan Juragan Pasar

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 12 Mar 2019 11:41 WIB
KTT G20 di Tengah Ancaman Perang Dagang dan Krisis. Foto: DW (News)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memamerkan kinerja perekonomian Indonesia pada saat membuka sekaligus meresmikan rapat kerja nasional (rakernas) Kementerian Perdagangan (Kemendag) tahun 2019.

Rakernas kali ini dihadiri oleh pengelola dan pedagang pasar rakyat di seluruh Indonesia. Selanjutnya, ada juga beberapa pegawai Kementerian Perdagangan.

Jokowi menceritakan bahwa dalam empat tahun memimpin Indonesia selalu dihantui ketidakpastian global yang berdampak pada ekonomi tanah air.

"Tapi kita wajib bersyukur bahwa di 2018 ekonomi kita tumbuh 5,17%, ini patut kita syukuri," kata Jokowi di ICE BSD, Banten, Selasa (12/3/2019).

Jokowi mengungkapkan, ketidakpastian global yang selama empat tahun mempengaruhi ekonomi negara-negara di dunia juga menyebabkan perekonomian sebagian negara turun 1-2%.


"Kalau dilihat juga ekonomi kita dibandingkan G20 kita alhamdulillah masih di posisi 3, di bawah India dan RRT," ujar dia.

Tidak hanya itu, Mantan Wali Kota Solo ini juga membanggakan tingkat inflasi nasional yang terus mengalami penurunan. Dia menyebut, pada 2014 tingkat inflasi berada di level 8,3%. Namun, hingha akhir 2018 mengalami penurunan yang signifikan ke level 3,13%.

"Artinya pengendalian harga bisa dilakukan. Kalau ada yang sampaikan harga naik, satu dua barang itu biasa. Tapi kalau rata-rata yg namanya teori menjadi 3,13% itu turunnya ajloknya banyak banget dari 8%," ungkap Jokowi.

(hek/ang)