Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 16 Mar 2019 14:23 WIB

Sandiaga Singgung Kartu Pra Kerja dan Tenaga Kerja China di Debat

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Istimewa/Endah Dwi Ekowati Foto: Istimewa/Endah Dwi Ekowati
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyatakan pihaknya tak memiliki amunisi khusus terkait isu ketenagakerjaan yang akan diangkat dalam debat Cawapres pada 17 Maret 2019.

Anggota Dewan Pakar BPN Drajad Wibowo mengatakan Sandiaga tak menyiapkan amunisi khusus untuk debat nanti. Justru, Drajad menilai, pihak petahana lah yang akan kerepotan untuk banyak menyiapkan banyak peluru terkait isu ketenagakerjaan.

"Tidak perlu amunisi khusus. Pemerintah justru menyediakan banyak amunisi yang merugikan petahana," kata Drajad kepada detikFinance, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).


Drajad juga memperkirakan bahwa Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin akan membahas mengenai program Kartu Pra-Kerja.

"Mulai dari Kartu Pra-Kerja yang banyak ditolak masyarakat hingga pemborosan dana di infrastruktur yang tidak banyak menyerap tenaga kerja dan membludaknya TKA khususnya dari China. Kinerja buruk pemerintah sendiri ditambah rendahnya keberpihakan terhadap pekerja nasional yang berbicara," sambungnya.


Drajad juga mengungkapkan, Sandiaga nantinya hanya tinggal memaparkan sejumlah solusi yang akan ditawarkan dari masalah ketenagakerjaan yang tengah dihadapi saat ini.

"Sandi nanti tinggal memaparkan solusi yang kita tawarkan untuk mengatasi berbagai catatan buruk di atas," kata Drajad.



Simak Juga ' Jokowi Sebut Kartu Pra Kerja Ada Tenggang Waktunya ':

[Gambas:Video 20detik]



Sandiaga Singgung Kartu Pra Kerja dan Tenaga Kerja China di Debat
(fdl/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed