Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Mar 2019 16:32 WIB

Darmin Rapat Neraca Dagang RI yang Baru Cetak Surplus Lagi

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi Neraca Dagang Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi Neraca Dagang Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sore ini memanggil sejumlah pejabat negara ke kantornya, dalam rangka rapat koordinasi (rakor) mengenai neraca perdagangan.

Pantauan detikFinance, turut hadir Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar dan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti.

"Iya mau rakor (neraca perdagangan)," kata Yunita di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (20/3/2019).


Yunita tiba pada pukul 15.20 WIB dan 10 menit kemudian disusul oleh Archandra Tahar. Keduanya pun langsung menuju ruangan rapat mengenakan lift.

Sebelumnya, neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2019 mencetak surplus setelah selama empat bulan sebelumnya selalu tekor alias defisit.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus pada Februari 2019. Besaran surplus sebesar US$ 330 juta.


Surplus neraca perdagangan terjadi karena ekspor yang lebih besar dari impor. Nilai ekspor pada Februari tahun ini sebesar US$ 12,53 miliar dan impor US$ 12,20 miliar.

"Kalau digabungkan, maka neraca dagang Februari 2019 alami surplus US$ 0,33 miliar," kata Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

Darmin Rapat Neraca Dagang RI yang Baru Cetak Surplus Lagi
(hek/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed