Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 24 Mar 2019 18:34 WIB

Pengusaha Usul Bus Dapat Tarif Khusus Tol Trans Jawa

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Sugeng Harianto Foto: Sugeng Harianto
Jakarta - Tol Trans Jawa sudah tersambung dari Jakarta hingga Surabaya. Dengan demikian, kendaraan tak perlu keluar tol untuk melintas di dua titik tersebut.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Adrianto Djokosoetono berharap, dengan adanya tol ini ada perlakuan khusus untuk angkutan darat seperti bus. Usulan ini disampaikan dalam acara Silaturahmi Pengusaha Angkutan Darat Indonesia yang dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi.

"Kalau saya nggak muluk-muluk, sudah pernah kita ajukan juga, supaya mensukseskan Tol Trans Jawa ini, bagaimana jika angkutan kita mendapat diskresi dari biaya jalan tol," katanya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (24/3/2019).


Dengan begitu, maka angkutan darat bisa tumbuh. Kemudian, bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat.

"Mudah-mudahan bisa terlaksana, sehingga jumlah angkutan kita bertambah membawa manfaat bagi masyarakat," sambungnya.



Selain itu, dia juga berharap ke depan dilibatkan dalam perencanaan terminal. Sebab, selama ini terjadi perbedaan persepsi lokasi terminal antara pemerintah pusat, daerah, hingga pengusaha. Selanjutnya, dia juga meminta para pengusaha angkutan yang hadir tidak melakukan perang harga.

Soal usulan tarif tersebut, Budi Setiyadi mengatakan akan berkomunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan badan usaha.


Pengusaha Usul Bus Dapat Tarif Khusus Tol Trans Jawa
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed