Berlaku 1 Mei, Tarif Ojol Rp 2.000/Km

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 26 Mar 2019 07:26 WIB
3.

Tarif Belum Termasuk Jasa Aplikator Maksimal 20%

Berlaku 1 Mei, Tarif Ojol Rp 2.000/Km
Foto: Pradita Utama

Budi Setiyadi menuturkan, tarif yang dipaparkan merupakan tarif bersih atau nett yang diterima para driver. Dia mengatakan, nantinya konsumen tetap membayar tambahan maksimal 20%. Tambahan 20% merupakan komponen tarif tidak langsung yakni jasa aplikator.

"20% biaya tidak langsung itu hak aplikator, dia memelihara aplikasi, operasionalnya, dia kan juga punya pegawai," katanya.

Artinya, penumpang atau konsumen membayar tarif per km ditambah dengan 20%. Sehingga, untuk Jabodetabek biaya yang dibayar konsumen sekitar Rp 2.400 dengan rincian Rp 2.000 merupakan batas bawah dan Rp 400 merupakan 20% jasa aplikator.

"Konsumen tambah lagi 20%, kalau tadi Rp 2.000 berarti Rp 2.400," ujarnya.

Sementara itu, dia bilang, pemerintah tak mengatur soal diskon yang diberikan aplikator. Terpenting, kata Budi, driver menerima Rp 2.000 per km.

"Itu tidak menyangkut masalah diskon, silakan ada diskon, tapi tetap yang diterima pengemudi tidak lebih dari Rp 2.000," ujarnya.