CONTINUE TO SITE >

Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Mar 2019 13:05 WIB

Tarif MRT Rp 8.500 Mahal Apa Murah? Ini Kata Pembaca detikcom

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Tarif moda raya terpadu (MRT) dari Lebak Bulus-Bundaran HI telah ditetapkan sebesar Rp 8.500. Tarif tersebut sebagian ditalangi subsidi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ada dua komponen pada tarif ini yakni boarding fee yang dipatok Rp 1.500 ditambah harga per kilometer (km). Pertanyaannya, tarif Rp 8.500 mahal atau murah?

Untuk menjawabnya, detikFinance menggelar polling Pro-Kontra tarif MRT Jakarta. Polling ini buka sore kemarin 17.10 WIB.

Sejak dibuka hingga saat ini, sebanyak 283 memberikan tanggapan. Lalu, mayoritas dengan 257 responden menyatakan tarif ini murah. Sisanya menyebut tarif mahal.


"Murah, moga dengan adanya subsidi bisa mengalihkan masyarakat dari kendaraan pribadi ke moda transportasi umum," kata Taufan Saputra.

Zaoyun Ong, responden lain mengatakan, waktu tempuh seharusnya jadi perhitungan. Dengan ketepatan waktu itu, dia bilang, MRT sudah sangat murah.

"Perhitungannya waktu tempuh dong, bukan jarak tempuh. Kalau mau yang lebih murah tapi lama silakan pakai kendaraan umum lah. Untuk waktu tempuh yang sangat cepat seperti MRT ini menurut saya sudah sangat murah," ujar Zaoyun.


Ada juga yang menyebut tarif ini mahal.

"Mahal, karena busway cuma 3500 dan KRL cuma 2000, yg naik motor bakalan tetep naik motor," kata pembaca detikcom bernama Aghost.




Simak Juga 'DPRD Tetapkan Tarif MRT Rp 8.500 Per 10 Kilometer':

[Gambas:Video 20detik]



Tarif MRT Rp 8.500 Mahal Apa Murah? Ini Kata Pembaca detikcom
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed