Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 02 Apr 2019 16:18 WIB

Sri Mulyani Janji Bayar Sisa Kenaikan Gaji PNS Pertengahan April

Danang Sugianto - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Eduardo Simorangkir Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Sebagian besar dari pegawai negeri sipil (PNS) belum merasakan kenaikan gaji 5%. Padahal pemerintah sudah janji memberikan kenaikan gaji di bulan April 2019 dan merapel dari awal tahun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, terlambatnya kenaikan gaji PNS lantaran sebagian besar Kementerian dan Lembaga (K/L) terlambat menyerahkan lampiran data PNS-nya.

"Ini sebagian besar dari K/L menyerahkannya dalam bentuk dokumen untuk pembayaran gaji yang masih belum masuk rapelnya. Karena PP-nya memang selesainya hampir mendekati 1 April sehingga mereka belum sempat merevisi," ujarnya di Kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (2/4/2019).


Lantaran hal itu, Sri Mulyani akui bahwa gaji PNS yang dibayarkan pada 1 April besarnya masih sama. Namun pihaknya saat ini tengah mendorong K/L untuk menyiapkan dokumen yang berisi besaran kenaikan gaji.

Sri Mulyani janji akan membayarkan sisa kenaikan gaji dan rapel dari Januari, Februari, Maret hingga April pada pertengahan bulan ini.

"Sekarang kementerian lembaga mulai menyiapkan dokumen DIPA untuk pembayaran rapelnya di bulan April ini yaitu kenaikan dari Januari, Februari, Maret dan April. Sehingga mereka bisa dibayarkan Insyaallah pertengahan bulan ini," tegasnya.




Tonton juga video April, Jokowi Naikan Gaji PNS Plus Rapel:

[Gambas:Video 20detik]


Sri Mulyani Janji Bayar Sisa Kenaikan Gaji PNS Pertengahan April
(das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com