Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 09 Apr 2019 13:07 WIB

Tahun Lalu HUT BUMN 13 April, Tahun Ini Bentrok Kampanye Jokowi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
FOKUS BERITA Kontroversi HUT BUMN
Jakarta - Perayaan hari ulang tahun (HUT) BUMN menjadi bahan perbincangan media sosial (medsos). Sebab, perayaan ini dikaitkan dengan Kampanye Akbar Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) yang jatuh pada hari yang sama, 13 April 2019.

Pertanyaannya, benarkah perayaan HUT BUMN jatuh di tanggal 13 April?

Mengutip laman resmi Kementerian BUMN, Selasa (9/4/2019), Menteri BUMN Rini Soemarno tahun lalu membuka HUT ke-20 Kementerian BUMN pada tanggal 13 April 2018.

Acara itu dihadiri oleh sejumlah mantan Menteri BUMN. Sebut saja, Menteri BUMN Pertama Tanri Abeng dan Menteri BUMN periode tahun 2009-2011 Mustafa Abubakar. Hadir juga saat itu para pejabat Kementerian BUMN, Direktur Utama BUMN, serta para karyawan dan purnabakti Kementerian BUMN.

Pada acara itu, Rini juga memimpin kegiatan beautifikasi lingkungan Gedung 48 Jalan Kebon Sirih yang terletak di sekitar Kantor Kementerian BUMN. Kegiatan ini dianggap sebagai bentuk kepedulian dan efisensi atas aset bangunan negara yang telah lama terbengkalai.

Pada sambutannya, Rini bilang, Kementerian BUMN dibentuk sebagai upaya mengelola BUMN secara profesional.


"Dibentuknya Kementerian BUMN menunjukan upaya pemerintah agar BUMN dikelola secara profesional, transparan, akuntabel, dan dapat menjadi korporasi yang sesungguhnya. Bukan hanya sebagai perpanjangan tangan kementerian teknis untuk implementasi policy," jelasnya.

Dia mengatakan, sejak dibentuk, perusahaan BUMN menunjukan kinerja yang positif. Itu terlihat dari aset serta laba perusahaan.

"Dalam kurun waktu 20 tahun, BUMN-BUMN di bawah koordinasi Kementerian BUMN telah berkembang secara pesat. Pada tahun 1998 total aset BUMN sebesar Rp 438 triliun, sementara pada tahun 2017 telah mencapai Rp 7.212 triliun. Total laba BUMN pada tahun 1998 sebesar Rp 14 triliun, sementara pada tahun 2017 sebesar Rp 189 triliun," ungkapnya.

Dalam keterangan itu juga dijelaskan, selama 3,5 tahun ke belakang, BUMN terus bersinergi. Berbagai upaya telah dilakukan untuk memberikan yang terbaik untuk negara.


Hal itu diwujudkan melalui program pembangunan infrastruktur, pengembangan energi terbarukan sampai dengan Holding BUMN untuk menjadikan BUMN semakin kuat dan lincah. Sehingga, mampu bersaing secara global dan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Tahun ini, Acara HUT BUMN terpaksa diundur karena bertepatan dengan Kampanye Akbar Capres nomor urut 01 Jokowi. Rencananya perayaan baru akan digelar 14 April atau 20 April 2019. (ang/ang)
FOKUS BERITA Kontroversi HUT BUMN
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed