Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 10 Apr 2019 11:48 WIB

5.000 Startup Kumpul di Kemayoran, Ada Apa?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Sebanyak 5.000 startup berkumpul di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Mereka berkumpul untuk membuka jejaring dengan industri dan investor.

Acara ini dilaksanakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dengan nama Indonesia Startup Summit 2019 dan akan dihadiri oleh Menristekdikti Mohamad Nasir serta statup binaan Kemenristekdikti.

Dipantau detikFinance, Nasir memasuki acara menggunakan motor listrik buatan Indonesia, Gesits pada pukul 11.00 WIB.

Dalam sambutannya, Nasir menjelaskan berdasarkan catatan Kemenristekdikti masyarakat yang mengajukan inovasi dan teknologi untuk membangun startup meningkat setiap tahunnya. Hal ini pun mendorong peningkatan lapangan pekerjaan hingga ekonomi.

"Tumbuh dan berkembangnya industri inovatif atau perusahaan pemula berbasis teknologi atau startup di Indonesia akan meningkatkan lapangan pekerjaan, memperkuat ekonomi lokal, pajak, devisa dari ekspor dan penggunaan produk lokal," ungkap dia dalam acara, Rabu (10/4/2019).


Lebih lanjut, ia mengungkapkan potensi startup di Indonesia sangat besar. Hal itu terbukti dari catatan bahwa, Indonesia masuk dalam urutan lima besar di dunia.

"Dalam startup dunia Indonesia punya potensi besar. Indonesia masuk ranking 5 dunia (potensi) startupnya," ungkap dia.

Adapun, Kemenristekdikti pada 2015 telah membina sebanyak 52 startup , 2016 203 startup, 2017 661 startup, dan 2018 sebanuak 956 startup, serta hingga saat ini tercatat startup binaan mencapai 1.307.

Startup sendiri merupakan perusahaan rintisan atau yang belum lama beroperasi. Perusahaan ini pada fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com