Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Apr 2019 16:15 WIB

Charoen Pokphand-IPB Bikin Pusat Latihan Usaha buat Milenial

Moch Prima Fauzi - detikFinance
Foto: Moch Prima Fauzi/detikcom Foto: Moch Prima Fauzi/detikcom
Jakarta - PT Charoen Pokphand Indonesia dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menjalin kerja sama dibukanya pusat latihan usaha atau entrepreneurship teaching centre (ETC). Dari ETC ini diharapkan akan tumbuh bibit entrepreneur di kalangan anak muda atau milenial.

"Kita harapkan timbul entrepreneur-entrepreneur baru dari kalangan milenial yang baru lulus sudah punya bayangan dan menciptakan lapangan pekerjaan," kata Presiden Direktur Charoen Pokphand Indonesia Thomas Effendy di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Sekadar diketahui, ETC yang merupakan hibah dari Charoen Pokphand ini berupa pendirian toko retail Prima Freshmart (PFM) yang menjual beragam olahan daging ayam dan minuman ringan di kampus IPB Dramaga.

Dari ETC tersebut mahasiswa dapat mempelajari ilmu wirausaha seperti inventory management untuk analisis dan laporan sales hingga ordering system, product knowledge dalam penanganan produk daging beku hingga penyajiannya, kemudian tertib administrasi dalam menjalankan SOP, higienitas dan sanitasi serta mutu pelayanan.


Presiden Komisaris Charoen Pokphand Indonesia Hadi Goenawan Tjoe berharap kehadiran ETC di kampus IPB Dramaga dapat memberikan cara pandangan kepada mahasiswa mengenai dunia wirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan baru setelah lulus.

"Kami berharap partisipasi tersebut dapat memberikan manfaat dan warna kepada pendidikan dan pembelajaran kepada IPB," ungkapnya.

Selain pembukaan ETC, Charoen Pokphand dan IPB juga melakukan kerja sama pembangunan kandang ayam broiler dengan populasi 40 ribu ekor di Sukabumi, Jawa Barat. Pengelolaan kandang closed house tersebut dilakukan oleh PT Multi Sarana Pakanindo.

Rektor IPB Arif Satria mengaku terbantu dengan adanya kerja sama ini. Menurutnya saat ini permasalahan yang dihadapi oleh dunia kerja di Tanah Air adalah tentang ambiguitas, ketidakpastian, serta teknologi 4.0 yang menuntut percepatan.

"Dengan bermitra, ketidakpastian itu bisa kita minimalisir," kata Arif.


"Kerja sama dengan Charoen Pokphand lebih strategis karena punya kesamaan visi dengan kita dan punya implikasi seperti sekolah vokasi," imbuh dia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara IPB dengan Charoen Pokphand yang dilakukan di kantor pusat Charoen Pokphand di Jakarta.

Untuk diketahui, Charoen Pokphand juga sebelumnya telah bekerja sama dengan beberapa kampus lain dalam pengadaan hibah kandang ayam broiler closed house dengan 7 perguruan tinggi termasuk IPB. Selain itu pihaknya pun telah memberikan beasiswa dari jenjang SD sampai perguruan tinggi yang totalnya 3.500 siswa. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed