Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Apr 2019 17:34 WIB

Ribut Jumlah TKA di RI, Ekonom: TKI di Luar Negeri 40 Kali Lipat

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Serbuan Tenaga Kerja Asing (TKA) menjadi salah satu isu yang sering berhembus di tahun politik ini. Kubu penantang di Pilpres sering menggunakan isu TKA sebagai bahan kritikannya terhadap kubu petahana.

Ekonom Faisal Basri menilai isu tentang serbuan TKA di Indonesia dihembuskan dengan data yang keliru. Dirinya berusaha meluruskannya melalui orasi dalam pagelaran kabaret.

"Pernyataan-pernyataan tentang tenaga kerja asing yang telah mengambil lahan pekerjaan WNI di dalam negeri juga tidak ditopang data akurat," saat orasi dalam Panggung Kabaret Tek Jing Tek Jing di Energy Building, Jakarta, Kamis (11/4/2019).


Faisal menjabarkan, jumlah tenaga kerja asing di Indonesia hingga akhir 2018 ternyata tidak sampai 100.000 orang. Menurutnya angka itu juga jauh jika dibandingkan dengan jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di luar negeri.

"Jumlah tenaga kerja Indonesia di luar negeri yang jumlahnya hampir 40 kali lipat. Lebih dari 3,65 juta orang Indonesia berjuang dan bekerja di luar negeri," tambahnya.

Mereka para TKI, kata Faisal, pada 2018 juga mengirimkan US$ 11 miliar atau Rp 154 triliun (kurs Rp 14.000) ke sanak keluarganya yang berada di Indonesia. Sebaliknya, remitansi tenaga kerja asing sebesar hanya US$ 3,4 miliar.

"Sehingga kita menikmati surplus sebesar US$ 7,6 miliar. Data ini kian menunjukkan keterbukaan lebih membawa maslahat ketimbang mudarat bagi perekonomian," terangnya.

(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed