Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Apr 2019 13:34 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5% Dinilai Stagnan, Idealnya Berapa?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi pertumbuhan ekonomi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pemerintahan Presiden Joko Widodo stagnan hanya di angka 5%. Dia menjanjikan jika terpilih akan membuat ekonomi Indonesia tumbuh 6,5% dalam waktu 2 tahun.

Sebenarnya berapa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ideal?

Ekonom CSIS Fajar B Hirawan menjelaskan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5,17% adalah angka yang ideal. Pasalnya angka ini masih tumbuh di tengah ketidakpastian global yang terjadi.

"Dengan tumbuh 5,1%-5,2% saja menurut saya sudah cukup ideal bagi Indonesia," kata Fajar kepada detikFinance, Jumat (12/4/2019).


Dia menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik jika dibandingkan dengan ekonomi China yang terus merosot ke level 6,6% pada 2018, padahal tahun 2010 ekonomi China mencapai double digit yakni 10,4%.

"Pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri, terutama terkait faktor-faktor internal yang saya jelaskan, saya rasa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan berada di level yang memang tidak terlihat seksi dari segi kuantitas, akan tetapi terlihat sangat seksi dari segi kualitas dalam lima tahun ke depan," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak 2014 ekonomi nasional berada di kisaran 5%-an. Pada tahun 2014, ekonomi RI tumbuh 5,02%. Lalu di 2015 hanya 4,79%. Pada 2016 realisasi pertumbuhan ekonomi ada di 5,02%. Selanjutnya, di 2017, ekonomi RI tumbuh 5,07%. Terakhir di 2018, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,17%.




Tonton juga video Sandi: Pemerintah Terjebak Dalam Pertumbuhan Ekonomi 5%:

[Gambas:Video 20detik]


Ekonomi RI Tumbuh 5% Dinilai Stagnan, Idealnya Berapa?
(kil/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com