Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 13 Apr 2019 21:52 WIB

Prabowo Sebut Jokowi Salah Tangkap soal Tax Ratio

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Antara Foto/Wahyu Putro A Foto: Antara Foto/Wahyu Putro A
Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menanggapi pernyataan Jokowi terkait rencana peningkatan tax ratio hingga 16%. Prabowo menyebut Jokowi salah tangkap terkait rencananya.

"Jadi mungkin Pak Jokowi salah tangkap. saya tak katakan naik 16% dalam setahun, namun harus ada usaha riil," kata Prabowo dalam Debat Kelima Pilpres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Prabowo mengatakan salah satu caranya ialah dengan menerapkan penggunaan sistem berbasis information technology (IT).


"Salah satu caranya dengan terapkan penggunaan IT dan sistem yang transparan. Itu bisa naikkan, dan saya setuju kami ingin lebarkan tax base dan tak ingin ada shock economy. Namun kita harus berani mengejar mereka yang selama ini hindari yang seharusnya bayar" kata Prabowo.

Sementara itu Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menambahkan, upaya yang akan dilakukan untuk menggenjot tax ratio ialah memotong pajak pekerja dan menaikkan nilai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).


"Genjot rasio dengan potong pajak pekerja. Naikkan PTKP, hasilnya akan dirasakan, lebih banyak uang di kantong masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.

"Pada waktunya pajak korporasi bisa diturunkan, sehingga bisa naikkan investasi. Bersama pemerintahan kuat, kita tingkatkan pajak untuk pembangunan masyarakat," tuturnya. (fdl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed