Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 13 Apr 2019 22:32 WIB

Cek Fakta

Sandi Sentil Neraca Dagang RI Tekor US$ 8 M, Ini Datanya

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Sandiaga Uno di panggung debat pamungkas. (Dwi-detikcom) Foto: Sandiaga Uno di panggung debat pamungkas. (Dwi-detikcom)
Jakarta - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno mengatakan neraca dagang Indonesia di tahun 2018 mengalami defisit US$ 8 miliar. Lantas, seperti apa datanya?

Berdasarkan catatan detikFinance, Badan Pusat Statistik (BPS) merealisasi ekspor Indonesia sepanjang 2018 mencapai US$ 180,06 miliar. Sedangkan, impor tercatat sebesar US$ 188,63 miliar.

Artinya, neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2018 defisit sebesar US$ 8,63 miliar. Selain itu, defisit neraca perdagangan tersebut menjadi yang paling besar setelah tahun 1975 yang mencapai US$ 8,57 miliar.


Sebelumnya, dalam Debat Kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019) Sandiaga memberikan pertanyaan kepada Jokowi soal neraca perdagangan Indonesia yang defisit sehingga mengecewakan.

"Satu berita bahwa neraca dagang Republik Indonesia masih tekor berapa, menyatakan bodoh banget kita dan tentunya ini menjadi suatu hal yang membuat kami tersenyum bahwa sekarang kita defisit neraca perdagangan minus US$ 8 miliar dengan RRC kita minus US$ 18 miliar," jelas dia. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com