Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 16 Apr 2019 15:10 WIB

Benarkah Tiket Pesawat Mahal Gara-gara Harga Avtur?

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Harga tiket pesawat yang saat ini tengah melambung tinggi sempat dikatakan karena harga avtur atau bahan bakar pesawat yang mahal. Padahal, pengamat menilai avtur bukan penyebab utamanya.

Pengamat Penerbangan dari Jaringan Penerbangan Indonesia (Japri) Gerry Soejatman mengatakan harga avtur hanya menjadi alasan dari naiknya harga tiket. Sebab, berdasarkan laporan yang ia peroleh, harga avtur tak mengalami kenaikan.

"Kalau avtur hampir sama dengan awal tahun kemarin. Bahkan kalau dilihat dari yang dirilis Citilink biaya bahan bakar lebih murah dibanding awal tahun 2018," ungkap dia kepada detikFinance, Selasa (16/4/2019).

Lebih lanjut, Gerry menjelaskan kenaikan harga tiket dikarenakan harga tiket penjualan di tahun lalu yang terlalu rendah. Alhasil, maskapai harus menutupi kerugian tersebut.


"Penjelasan maskapai avtur tinggi, muter terus dan cari kambing hitam. Padahal kalau kasih penjelasan yang benar, kalau rugi ya nggak kenapa daripada bikin resah," sambung dia.

Sementara itu, Gerry mengungkapkan kenaikan harga tiket pesawat seharusnya hanya sebesar 20%. Namun, yang terjadi di lapangan justru naik 100%.

"Seharusnya nggak naik banyak itu, harusnya 10-20% dibandingin naik 50-100%" pungkasnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com