Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 22 Apr 2019 17:50 WIB

Ekonomi RI 2020 Diramal Masih Betah di 5%

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan diprediksi berada di level 5,2%. Ekonomi Indonesia masih betah di kisaran 5%.

"Proyeksi ekonomi global untuk Indonesia masih 5,2%, 2020 tahun depan," kata Kepala BKF Kementerian Keuangan Suahasil Nazara di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).


Sumber ekonomi baru juga harus dicari agar Indonesia bisa tumbuh lebih baik dibandingkan sebelumnya, atau bisa mengakselerasi pertumbuhan.

"Ini harus diwaspadai kita harus coba terus cari sumber pertumbuhan baru dan dunia usaha kita cukup fleksibel dan antisipasi dan fleksibilitas hadapi situasi ekonomi dunia," ujar Suahasil.


Restitusi pajak juga harus dipercepat. Restitusi merupakan pembayaran kembali pajak yang telah dibayarkan oleh wajib pajak.

"Kalau tadi Dirjen Pajak katakan restitusi dipercepat itu adalah agar dunia usaha fleksibilitas dan agar direstitusi secepat mungkin. Ini akan ciptakan confidence bahwa ekonomi dunia dijaga dan dimengerti tingkat dunia dan adjustment baik pemerintah maupun otoritas moneter dan lainnya," kata Suahasil. (ara/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed