Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 26 Apr 2019 19:00 WIB

UMKM Makin Mudah Tembus Pasar Digital Lewat Layanan Marketplace

Tia Reisha - detikFinance
Foto: dok Mbiz Foto: dok Mbiz
Jakarta - Perusahaan penyedia e-procurement di Indonesia, Mbiz meluncurkan sebuah platform marketplace business-to-business (B2B) yang dinamakan Mbizmarket. Platform ini sudah terintegrasi dengan solusi total e-procurement yang lengkap menyeluruh dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh perusahaan dari berbagai skala, mulai dari enterprise hingga UMKM.

Mbizmarket membuka peluang bagi UMKM untuk melakukan ekspansi bisnis dan dukung realisasi 'Making Indonesia 4.0'. Selain bisa menjadi enabler bagi perusahaan skala UMKM dalam mendigitalisasi proses procurement-nya, Mbizmarket juga membuka peluang besar bagi UMKM di seluruh Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya secara optimal dengan berlaku sebagai vendor penyedia barang atau jasa untuk keperluan e-procurement.


"Analisis Mbiz menunjukkan tingginya permintaan perusahaan-perusahaan besar terhadap produk-produk terkustomisasi, yakni 80%. Produk-produk tersebut rata-rata dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pemasaran, branding, atau kegiatan korporasi. Adapun vendor penyedianya sebagian besar adalah UMKM. Kehadiran Mbizmarket kami harapkan makin meningkatkan peluang UMKM untuk melakukan ekspansi bisnis dan kian berkontribusi dalam mewujudkan kampanye besar pemerintah 'Making Indonesia 4.0'. Mbizmarket juga menyediakan solusi pengantaran ke seluruh wilayah Indonesia untuk memperlancar distribusi," ungkap tutur Chief Technology Officer (CTO) Mbiz Herdian Yoki Pradipta dalam keterangan tertulis, Jumat (26/4/2019).

Mbizmarket adalah satu ekosistem menyeluruh yang menawarkan tiga fungsi lengkap yang dibutuhkan dalam skema B2B. Pertama, Mbizmarket menghadirkan fungsi total e-procurement sebagai solusi yang dapat diandalkan oleh perusahaan di berbagai skala dalam mendigitalisasi seluruh proses pengadaan barang dan jasa. Kedua, platform ini menghadirkan fungsi transaksional sebagai sarana terselenggaranya kegiatan permintaan dan penawaran. Ketiga, adanya fungsi direktori yang dapat dimanfaatkan pelaku bisnis dalam memperluas jaringan bisnisnya.

"Semua transaksi pengadaan barang dan jasa dengan menggunakan Mbizmarket akan tercatat dan 100% dapat diaudit berkat dukungan fitur-fitur e-procurement yang lengkap seperti Budget Control, Spending Report & Analytics, Order & Fulfilment Tracking, serta Digital Approval," lanjutnya.

Di samping itu, Mbizmarket menawarkan fasilitas untuk melakukan perbandingan harga pada satu halaman yang sama secara real time. Dari vendor, penyelenggara pengadaan barang dan jasa juga berpeluang untuk mendapatkan penawaran harga khusus, opsi penawaran termin pembayaran yang dapat dipilih dan disepakati, hingga kerja sama kontraktual. Untuk kepentingan regulasi terkait perpajakan, Mbizmarket juga akan memberikan tanda apakah vendor penyedia barang dan jasa adalah Perusahaan Kena Pajak (PKP) atau bukan.

Bagi perusahaan yang berlaku sebagai vendor penyedia barang dan jasa, Mbizmarket dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan dan meningkatkan produktivitas bisnisnya. Platform ini juga berfungsi untuk mendigitalisasi proses pengadaan barang dan jasa agar transparan dan akuntabel.

Ragam barang dan jasa yang dapat ditawarkan Mbizmarket pun sangat luas dan menjadi diferensiasi yang unik. Di Mbizmarket, penyelenggara e-procurement dapat membeli beragam produk atau jasa seperti produk-produk IT, perlengkapan kantor, jasa alihdaya SDM dari tenaga keamanan, tenaga spesialis, customer service, SPG, hingga petugas kebersihan. Ada juga jasa event organizer, jasa pemeliharaan gedung atau kantor, rental kendaraan, jasa pemasangan iklan, jasa konstruksi, pengadaan bahan-bahan kimia ataupun kesehatan, hingga produk-produk terkustomisasi.

Sementara itu, CEO Mbiz Rizal Paramarta mengatakan bahwa sebagai pionir di pengadaan online perusahaan atau B2B dengan solusi total e-procurement total, Mbiz memiliki pemahaman yang mendalam tentang beragam tantangan, kebutuhan, dan ekspektasi pada penerapan e-procurement secara total di kalangan dunia usaha. Hal ini karena adanya pengalaman dalam berkontribusi mengakselerasi penerapan e-procurement total di kalangan perusahaan blue chip dan berskala enterprise dari beragam industri.


Selain itu, Rizal mengatakan bahwa berdasarkan kajian Mbiz, transparansi, akuntablitas, dan integritas dalam kegiatan total e-procurement menjadi kunci peningkatan efisiensi, produktivitas, kompetensi, serta keberlanjutan bisnis.

"Namun belum semua perusahaan, terutama yang berskala menengah dan kecil, dapat menerapkan e-procurement secara total karena terkendala biaya pengembangan sistem digital, sumber daya, dan penguasaan teknologi. Dengan Mbizmarket, kami berharap penerapan solusi e-procurement total dapat kian dirasakan manfaatnya oleh bisnis dari skala usaha yang makin luas, termasuk UMKM sekali pun. Sementara bagi Mbiz sendiri, selain menjadi bukti akan terus berkembangnya solusi yang dihadirkan, keberadaan Mbizmarket juga menjadi konfirmasi makin menguatnya kinerja bisnis kami," ujar Rizal. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com