Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 07 Mei 2019 17:10 WIB

Satgas Pangan Jabar: Bawang Putih Impor 90%, Kuncinya di Jakarta

Dony Indra Ramadhan - detikFinance
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Bandung - Satgas Pangan Jawa Barat (Jabar) menanggapi meroketnya harga bawang putih di sejumlah daerah di Jawa. Bawang putih merupakan komoditas impor yang kebijakannya ada di pusat.

"Bawang putih itu impor 90%, pengimpornya di Jakarta. Bandung ini hanya distributor," ucap Ketua Satgas Pangan Jabar Kombes Samudi saat dikonfirmasi, Selasa (7/5/2019).

Samudi mengatakan Bandung maupun Jawa Barat merupakan distributor ke pasar-pasar. Menurutnya, kebijakan soal impor ini berada di tangan pemerintah pusat.


"Kalau pengimpornya sedikit atau kosong, distributornya juga tidak dapat mendistribusikan karena kuncinya di impor di Jakarta," kata dia.

Pihaknya sudah melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar di Bandung dan beberapa daerah lain. Untuk di Bandung, harga bawang putih berkisar Rp 55.000/kilogram (kg)

"Selain sidak, kita juga berkoordinasi dengan distributor dan memang ternyata bukan hanya di Jabar, bawang putih ini di seluruh Indonesia ada masalahnya. Makanya saya bilang, apakah pengimpornya sudah bisa maksimal atau belum karena di sini distributor juga tidak bisa berbuat apa-apa kalau pengimpornya juga mungkin jumlahnya belum mencukupi," katanya.


Seperti diketahui, harga bawang putih di sejumlah daerah mengalami kenaikan harga. Di Purwakarta, harga bawang putih mencapai Rp 80.000/ kg. Di Sukabumi, harga bawang putih Rp 60 ribu per kilogram. Harga Rp 60 ribu juga terjadi di Karawang. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com