Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 08 Mei 2019 13:28 WIB

RI Ingin Ekspor Manggis hingga Sarang Burung Walet ke Argentina

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Mentan dan Wapres Argentina/Foto: Puti Aini Yasmin/detikcom Mentan dan Wapres Argentina/Foto: Puti Aini Yasmin/detikcom
Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman bertemu Wakil Presiden Argentina Gabriela Michetti. Dalam pertemuan tersebut dijajaki rencana ekspor buah-buahan, seperti manggis hingga sarang burung walet ke Argentina.

Menurut Amran, pemerintah telah meminta ekspor ke Argentina, cuma belum ada persetujuan. Oleh sebab itu Amran menyampaikan keinginan Indonesia mengekspor dalam pertemuan dengan Wapres Argentina langsung disampaikan dalam pertemuannya ia langsung meminta khusus.

"Kami usulkan kepada beliau manggis, nanas, pisang, salak, kopi, sarang burung walet, dan lada. Ini skala prioritas dan kami sudah bersurat dan memohon tindak lanjut dan janji beliau, langsung kepada stafnya untuk segera ditindaklanjuti dan selesaikan," kata dia di Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (8/5/2019).


Amran menjelaskan produksi nanas di tahun 2018 jumlahnya mencapai 2 juta ton, salak 160 ribu ton dan salak 950 ribu ton. Sehingga ada potensi ekspor untuk memenuhi kebutuhan buah-buahan di Argentina.

"Mereka katanya impor cukup banyak, penduduk mereka 46 juta. Jadi hampir 100% impor pisang, nanas, dan ini kita harus isi cepat," ungkap dia.

Selain buah-buahan, Amran juga menjajaki kerja sama alat pertanian dengan Argentina, berapa sistem penyimpanan produk pertanian, serta teknologi penanaman tanpa olah tanah. Hanya saja, saat ini masih dalam tahap uji coba.


"Sekarang masih uji coba. Tapi mereka siap investasi di Indonesia alat mesin pertanian," jelas dia.

Amran juga mengungkapkan, saat ini pihaknya juga membuka peluang impor daging sapi kualitas medium dari Argentina. Namun, saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan terkait penyakit, sertifikat halal dan harga.

"Daging poin pentingnya bebas penyakit mulut dan kuku, halal, dan harga," tutup dia.

Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil, dan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita. Sementara pihak Argentina juga diwakili oleh Secretary of Agriculture, Livestock and Fishery Guillermo Bernaudo, President of National Food Security and Quality Service Ricardo Negri, Deputy Head of Mission Leandro Waisman. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com