Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 09 Mei 2019 13:50 WIB

Kementan Redam Harga Bawang Putih di Lampung, Maksimal Rp 30.000/Kg

Moch Prima Fauzi - detikFinance
Foto: Dok. Kementan Foto: Dok. Kementan
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) kembali melakukan operasi pasar untuk meredam harga bawang putih yang melonjak. Kali ini operasi pasar dilakukan di Pasar Panjang, Pasar Tugu dan Toko Tani Indonesia di Lampung.

Direktur Jenderal Hortikultura, Kementan, Suwandi mengatakan operasi pasar di Provinsi Lampung sudah berjalan sejak dua hari yang lalu. Pihaknya menggelontorkan sebanyak 3 kontainer bawang putih setara 90 ton dan 7 truk setara 50 ton telah dipasok Rabu (8/5/2019) kemarin. Adapun kebutuhan Lampung akan bawang putih sebanyak 28 ton per hari.

"Setelah operasi pasar ini, diikuti pasokan rutin dari distributor untuk masuk Lampung sebanyak 4 sampai 5 truk per hari. Kemarin 3 kontainer, muatanya 90 ton masuk lampung. Juga ada satu distributor rutin 2 truk tiap hari pasok bawang putih ke Lampung," kata Suwandi saat melakukan operasi pasar yang dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (9/5/2019).


"Setiap hari pasokan kami kirim masuk pasar. Jadi tidak ada lagi alasan harga naik. Untuk Provinsi Lampung diharapkan harga stabil pada kisaran Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu per kg," tambah Suwandi.

Karena itu, Suwandi menegaskan stok bawang putih selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini melebihi kebutuhan. Pada Minggu (5/5/2019), para importir telah sepakat harga bawang putih Rp 25.000 per kg dengan harga tertinggi Rp 30.000 per kg dan harga tidak boleh lebih dari harga tersebut.

"Oleh karena itu, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, kami meminta pada para importir di seluruh Indonesia untuk bertanggung jawab agar harga bawang putih turun dari rata rata Rp 48.000 hingga Rp 60.000 per kg menjadi Rp 25.000 per kg, dan paling mahal Rp 30.000 per kg. Para importir bertanggung jawab juga harga tersebut berlaku sampai ke konsumen," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, Edi Yanto mengatakan pihaknya memiliki dua Toko Tani Indonesia (TTI) yang beroperasi setiap hari menyajikan harga pangan murah seperti beras Rp 8.500 per kg, gula pasir Rp 12.000, minyak goreng Rp 10.000, telur Rp 21.000 per kg, daging ayam Rp 31.000 per kg, daging sapi Rp 80.000 per kg, bawang merah Rp 22.000 per kg dan bawang putih Rp 25.000 per kg.

"Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, silahkan datang membeli ke sini. Semua pangan pokok tersedia dengan harga murah. Ini sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian, kami diminta turun langsung mengecek ke lapangan harga komoditas pangan strategis khususnya bawang putih. Pasokan harus terjamin dan harga stabil," beber Edi

Selanjutnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra menyebutkan pasokan pangan saat Ramadhan hingga Idul Fitri dipastikan aman. Pasalnya sudah diantisipasi sejak awal, dengan tanam 3 sampai 4 bulan yang lalu lebih tinggi dibanding bulan biasanya.


"Untuk telur daging minyak gula cabai dan bawang merah, pasokanya aman dan harga stabil. Bahkan produksi tanaman pertanian di Lampung surplus dan dikenal sebagai pemasok sayuran, buah dan pangan lain ke Jakarta. Inilah yang membuat kami bisa pastikan pasokan aman dan harga stabil," sebutnya.

Sementara itu, Ahmad, salah satu importir atau pelaku usaha pemasok bawang putih mengatakan pasokan pangan selama bulan Ramadhan untuk telur, daging, minyak, gula cabai dan bawang merah aman dan harga stabil. Pihaknya memasok bawang putih pada operasi pasar kali ini sebanyak 7 truk setara 50 ton.

"Untuk jamin pasokan dan harga bawang putih di lampung, distributor akan pasok 4 sampai 6 truk per hari sedangkan kebutuhan sehari se Lampung 28 ton. Jadi pasokan melebihi kebutuhan, harga tidak mungkin bergejolak," ujarnya. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com