Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 09 Mei 2019 19:24 WIB

215 Ton Daging Kerbau India Masuk ke Sumatera Selatan

Raja Adil Siregar - detikFinance
Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, Yusuf saat menunjukkan daging beku India/Foto: Raja Adil Siregar/detikcom Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, Yusuf saat menunjukkan daging beku India/Foto: Raja Adil Siregar/detikcom
Palembang - Perum Bulog memasok 215 ton daging kerbau asal India ke Sumatera Selatan. Impor daging kerbau beku ini untuk stabilisasi harga jelang Lebaran.

"Sebanyak 215 ton daging kerbau dalam kondisi beku mulai kami datangkan dari India sejak awal puasa. Ini semua untuk menstabilkan harga daging di pasar," ujar Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, Yusuf Salahuddin, Kamis (9/5/2019).

Daging beku itu, kata Yusuf, didatangkan secara bertahap sehinga jelang Lebaran semua daging sudah bisa didistribusikan ke masyarakat dan harga di pasaran pun dapat stabil.


Selain kualitasnya yang lebih baik, Yusuf menyebut harga daging kerbau India ini lebih murah, yakni hanya Rp 80 ribu/Kg. Tentu ini jauh di bawah harga jual pasar yang kini mencapai Rp 120-140 ribu/Kg.

"Kalau sisi kualitas baik, protein tinggi dan lemaknya rendah. Selain itu tentu harga jual ya, Bulog jual Rp 80 ribu/Kg. Sementara harga daging sapi di pasar sekarang sudah ada Rp 120 ribu lebih," kata Yusuf.

Dari data Bulog, untuk konsumsi daging sendiri paling besar yakni di Palembang. Di mana dalam seharinya konsumsi dan permintaan daging bisa mencapai 1 ton. Jumlah ini diprediksi meningkat jelang Lebaran nanti.

"Tugas kami sekarang menyediakan dan memastikan stok daging ini aman jelang Lebaran. Masyarakat tak perlu khawatir, apalagi terkait harga pasti kami kontrol," tutupnya.

(ras/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com