Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 14 Mei 2019 20:08 WIB

Tips Supaya Bisa Bukber Tapi Nggak Bikin Kantong Tipis

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Buka puasa bersama alias bukber menjadi tradisi tahunan yang dilakukan banyak masyarakat. Saking banyaknya ajakan bukber tidak sedikit orang yang mengeluh menjadi boros memakai uang saat bulan puasa.

Untuk itu, Perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie menyarankan agar di bulan puasa bisa membuat pos alias jatah tersendiri untuk bukber agar pengeluaran tidak boros.

Dia mensimulasikan, misalnya memberikan jatah Rp 500 ribu perminggu untuk jatah biaya bukber. Selama seminggu, uang itu lah yang digunakan untuk bukber jangan sampai berlebih, begitu pula ke minggu-minggu berikutnya.

"Tipsnya, bagi jatah bukber menjadi 4 minggu. Misalnya Rp 500 ribu perminggu, nah kita atur-atur saja budget Rp 500 ribu itu dalam seminggu," ungkap Prita kepada detikFinance, Selasa (14/5/2019).


"(Uang itu) Kita pakai untuk bukber apa dan kemana saja," ungkapnya.

Prita mengatakan justru harusnya bagi yang berpuasa di bulan ramadan tidak ada alasan mengeluhkan uang habis. Pasalnya, dengan berkurangnya jatah makan harusnya keuangan bisa bertambah.

"Jadi sebenarnya ada jatah makan siang yang bisa dipakai buat tambahan bukber. Apalagi buat yang hobi kopi dan rokok, harusnya berkurang jatahnya di bulan ramadhan," ungkap Prita.


Jatah uang makan siang yang tidak dipakai itu lah yang harusnya bisa dialokasikan untuk bukber menurut Prita.

"Jadi sebenarnya ada jatah makan siang yg bisa dipakai buat tambahan bukber," kata Prita. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com