Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 16 Mei 2019 12:35 WIB

Ternyata Begini Rasanya Jadi Pramugari Jet Pribadi

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: (Gulfstream) Foto: (Gulfstream)
Jakarta - Bepergian menggunakan pesawat pribadi hanya bisa dilakukan oleh segelintir orang berduit. Mereka bisa menikmati kesenangan mulai dari kamar tidur hingga menikmati film di bioskop mini di dalam pesawat.

Semua pelayanan eksklusif itu biasanya dinikmati oleh segelintir orang, mulai dari selebritis, bangsawan hingga pengusaha. Tapi tidak semua orang yang berada di dalam pesawat jet pribadi menikmati penerbangan itu.

Salah satu yang justru jenuh di dalam pesawat jet pribadi adalah pramugari. Mereka harus memastikan penumpangnya mendapatkan pelayanan bintang 5.
Melansir CNN, Kamis (16/5/2019), hidup sebagai pramugari VIP berawal dari keinginan bepergian keliling dunia. Pekerjaan mereka bisa sangat berat dan membuat stres.


Pada dasarnya pramugari adalah pelayan bagi penumpang pesawat untuk memenuhi setiap kebutuhan mereka. Tapi bagi pramugari VIP dibutuhkan lebih dari itu. Mereka bisa menjadi peramu koktail, pembersih, asisten pribadi, penyedia makan dan bahkan pengasuh anjing.

Kimberley Benton misalnya, yang telah bekerja di industri ini selama sembilan tahun. Dia mengaku, keinginannya untuk keliling dunia yang membuat dia bisa bertahan selama itu.

Selama hidupnya, dia telah melakukan perjalanan ke lebih dari 130 negara dan melakukan perjalanan pada 27 jenis jet pribadi yang berbeda. Baginya, menjadi pramugari VIP lebih dari sekedar memberikan layanan terbaik kepada kliennya, tetapi tentang menumpuk pengalaman.

"Mereka mengharapkan Anda menjadi jauh lebih dari pelayan pribadi. Mereka berharap Anda tahu persis apa yang mereka inginkan," kata wanita berusia 33 tahun itu kepada CNN Travel.


Benton cerita ketika harus melayani salah satu band pop yang tengah tur. Kala itu mereka mengadakan pesta di atas pesawat dengan jamuan makan yang banyak untuk tamunya. Itu adalah pekerjaan yang mengharuskannya untuk terus-menerus beradaptasi dengan situasi apa pun yang terjadi.

"Aku [terbang] dengan banyak orang yang kamu lihat di TV dan kamu bisa sedikit gugup saat bertemu mereka. Tetapi ketika kamu melayani orang-orang ini kamu akan mengerti mereka sama seperti orang lain," ujarnya.

Saat melayani band tersebut, Benton harus melayani segala kebutuhan mereka tapi secara bersamaan harus memastikan agar mereka tidak lepas kendali saat berpesta.

"Anda perlu tidak membiarkan mereka minum terlalu banyak, tetapi juga tidak harus merusak kesenangan mereka," kata Benton. (das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed