Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 16 Mei 2019 17:03 WIB

Poyuono Ajak Boikot Bayar Pajak, Ini Respons Luhut

Trio Hamdani - detikFinance
Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan/Foto: Rachman Haryanto Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Ajakan boikot bayar pajak dari Waketum Partai Gerindra Arief Poyuono menjadi kontroversi. Bagaimana tidak, dia mengajak pendukung Prabowo-Sandi menolak bayar pajak.

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan tak menanggapi hal tersebut. Luhut tak ambil pusing saat ditanya soal ajakan Poyuono agar tidak membayar pajak.

"Tanya dia (Poyuono) saja lah," jawab Luhut singkat saat ditemui di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).


Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama sebelumnya mengatakan, pihaknya tak akan mengambil langkah khusus atas seruan Poyuono terhadap publik tersebut. Karena, Ditjen Pajak sendiri meyakini bahwa hal ini tak akan membawa dampak besar kepada pemerintah.

"Kami nggak melihat bahwa itu akan membawa pengaruh besar terhadap pemerintah," tutur Hestu kepada detikFinance, Kamis (16/5/2019).


Namun, jika Poyuono mangkir dari kewajiban pajaknya, tentu akan ada konsekuensi sesuai peraturan undang-undang. Sehingga, dalam hal ini, DJP akan melakukan pemeriksaan kepada individu yang tak mau bayar pajak.

"Masalah kewajiban membayar pajak itu kan semua diatur di undang-undang dan ada konsekuensinya bagi warga negara yang tidak mau bayar pajak. Jadi, nanti kalau Pak Arief Poyuono nggak bayar pajak, nggak lapor SPT, ya tentunya kita periksa saja," tegas Hestu. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com