Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 15 Mei 2019 14:23 WIB

Pemerintah Targetkan Investasi Tumbuh 7%

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: pool Foto: pool
Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menilai untuk pertumbuhan ekonomi harus dilakukan dengan cara menggenjot investasi. Karenanya, kata dia, pemerintah fokus mendorong investasi dalam negeri di lima tahun ke depan.

"Dalam teori ekonomi makro, investasi menjadi faktor akselerasi pertumbuhan ekonomi. Karena itu lima tahun ke depan, fokus pemerintahan adalah meningkatkan pertumbuhan investasi," kata Bambang di Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Dia mengatakan, pemerintahan dalam lima tahun ke depan menargetkan pertumbuhan investasi Indonesia sebesar 7%. Karena itu akan digalakkan gerakan sadar investasi.

Selain itu menurut dia, pemerintah akan menggalakan investasi dalam industri pengolahan dan jasa dengan nilai tambah tinggi.

"Pemerintah ke depan juga akan melakukan perbaikan iklim investasi termasuk perbaikan sistem tenaga kerja. Lalu menggalakan industrialisasi berbasis Sumber Daya Alam," ujarnya.

Direktur IndoSterling Aset Manajemen, F. Stevan Purba menilai kondisi terkini fundamental Indonesia masih baik dan lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal misalnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Dia juga menilai investasi yang berasal dari dana tabungan berpotensi meningkatkan ketersediaan dana bagi investasi infrastruktur di masa mendatang.


"Investasi infrastruktur yang ada berpotensi dongkrak pertumbuhan ekonomi mencapai 7%, dan masih butuh lebih banyak lagi," ujarnya.

Stevan mengatakan selain infrastruktur fisik, infrastruktur lunak perlu mendapat perhatian serius. Karena dia menilai infrastruktur lunak bisa melengkapi kenaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Infrastruktur fisik ditingkatkan dan diiringi dengan infrastruktur lunak lalu dipadukan dengan teknologi bisa digunakan untuk membangun infrastruktur ke depan," katanya.

Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan satu-satu jalan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga mencapai 7% adalah melalui investasi dalam dan luar negeri.

Dia menilai untuk mencapai hal tersebut, dirinya mendorong agar tim ekonomi Presiden Joko Widodo dalam lima tahun kedepan harus dirombak.

"Saya berharap ada perombakan besar-besaran tim ekonomi Presiden Jokowi jilid kedua. Karena cita-cita Jokowi sangat tinggi, misalnya sebelum Pemilu usai, beliau sudah wacanakan pemindahan ibu kota dan mau membawa Indonesia menjadi negara maju," katanya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed