Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 24 Mei 2019 12:29 WIB

Aturan Diskon Tarif Ojol Dibahas Usai Lebaran

Ac - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengatur diskon yang diberikan oleh aplikator ojek online (ojol). Pengaturan ini dilakukan untuk melindungi aplikator supaya tetap bertahan alias eksis.

"Untuk aplikator saya mau ada kata-kata equility duanya setara, nggak boleh satunya tidak mendapatkan perlakuan setara, artinya kita melindungi dua-duanya supaya tetap eksis," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Dia menargetkan, ketentuan diskon ini akan rampung 2-3 minggu dari sekarang atau setelah Lebaran.

"2-3 minggu setelah Lebaran," ujarnya.



Budi Karya mengatakan, aturan terkait diskon ini sedang dalam pembahasan. Dia pun belum bisa menjelaskan seperti apa pengaturan tersebut.

"Itu yang termasuk yang diformulasikan, apakah boleh, atau nggak boleh sama sekali," ujarnya.

Lebih lanjut, Budi Karya bilang, pengaturan diskon dilakukan salah satunya untuk menghindari perang harga antar aplikator.

"Promo, itu kan sebenarnya gini, kita ingin para aplikator tidak melakukan satu diskon langsung maupun tidak langsung, atau perang harga, oleh karenanya diatur," ujarnya.

"Untuk mengatur itu kita juga mesti mengatur baik yang dilakukan terhadap pengemudi maupun pengguna. Kalau yang pengemudi sudah diatur, pengguna yang kita mau atur," tambah dia.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed