Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Jun 2019 14:30 WIB

Ini yang Bikin China Tak Takut Perang Dagang dengan AS

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian. Foto: Danang Sugianto-detikFinance Foto: Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian. Foto: Danang Sugianto-detikFinance
Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menyerukan ancaman ke China. Dia mengancam akan kembali mengenakan tarif bea masuk barang dari Cina sebanyak US$ 300 miliar.

Lalu seberapa besar sebenarnya pasar AS bagi China?

Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian menilai pengaruh pasar AS bagi produk-produk China sebenarnya terbatas. Menurut data terbaru dari otoritas bea cukai Tiongkok, AS adalah mitra dagang terbesar ketiga bagi Tiongkok setelah Uni Eropa dan ASEAN.

"Volume perdagangan Tiongkok-AS dari Januari hingga Mei 2019 sebesar 1,42 triliun yuan, atau 11,7% dari total volume perdagangan internasional Tiongkok, turun 9,6%," ujarnya dalam wawancara khusus dengan detikFinance beberapa waktu lalu.


Xiao menambahkan, walaupun perdagangan dengan AS mengalami penurunan, pada periode yang sama volume perdagangan komoditas Tiongkok justru naik 4,1%. menurutnya hal itu membuktikan bahwa pasar AS tidaklah sepenting yang dibayangkan sebelumnya.

Tiongkok, kata dia memiliki 120 negara mitra dagang. Menurutnya masih banyak negara lain yang berharap memperkuat kerja sama ekonomi perdagangan dengan Tiongkok.

Menurut data terkini dari otoritas bea cukai Tiongkok, dalam lima bulan pertama tahun ini, ekspor Tiongkok ke Uni Eropa, ASEAN, dan Jepang masing-masing bertumbuh sebesar 11,7%, 9,4%, dan 0,9%.



"Ekspor Tiongkok ke negara-negara tergabung dalam Inisiatif B&R mengalami pertumbuhan sebesar 9 persen, yang lebih tinggi daripada tingkat pertumbuhan ekspor Tiongkok secara global. Namun di pihak lain, Tiongkok sendiri juga adalah sebuah pasar raksasa," tambahnya.

Menurutnya saat China membuka pasar di luar negeri, pada saat bersamaan juga mengembangkan potensi pasar di dalam negeri. "Langkah ini menciptakan interaksi yang semakin positif antara Tiongkok dengan dunia," tutupnya. (das/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com