Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 20 Jun 2019 17:33 WIB

Dilema di Balik Keputusan Turunnya Harga Tiket Pesawat

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga tiket pesawat penerbangan hemat atau low cost carrier (LCC) dengan jadwal tertentu pada pekan depan.

Keputusan itu berlangsung di tengah laporan keuangan beberapa maskapai nasional tercatat merugi alias tengah berdarah-darah.

Sekertaris Menko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, awal mula kisruh harga tiket pesawat penerbangan domestik karena adanya perang harga atau promosi yang besar-besaran pada kuartal IV-2018.

"Untuk balik ke kondisi lalu tidak mungkin, karena kondisi tidak normal. Begitu mereka mulai kondisi normal naik tinggi tiba-tiba ada keluhan masyarakat karena yang dulu kondisi tidak normal," kata Susi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

"Lion sekarang sudah tidak bisa, laporan keuangan mereka, 2017, 2018 kelihatan negatif semuanya, sehingga tidak bisa kembali ke harga yang lalu," jelas dia.



Oleh karena itu, kata Susi, keputusan penurunan harga tiket pesawat LCC dengan penerbangan jadwal tertentu sebagai upaya pemerintah mengakomodasi keinginan masyarakat dan keberlangsungan industri penerbangan nasional.

"Tapi kami ingin jawab kebutuhan masyarakat akan penerbangan murah. Semua sepakat untuk sediakan penerbangan murah," jelas dia.

Diketahui, Tahun 2018 menjadi tahun yang sulit bagi maskapai. Sebab, hampir semua maskapai mengalami kerugian.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana Pramesti, di Kemenhub Jakarta, Senin (10/6/2019).

"Kalau dari laporan keuangan sih. Terakhir ya, 2018 banyak yang rugi lah. Nggak ada yang untung malahan," katanya.

(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed