Banggar dan Kemenkeu Bahas Strategi Kebijakan Fiskal 2020

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 24 Jun 2019 11:34 WIB
Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Bandan Anggaran (Banggar) DPR RI hari ini menggelar Rapat Panja membahas asumsi dasar, kebijakan fiskal, pendapatan, defisit dan pembiayaan tahun 2020.

Rapat panja dihadiri perwakilan Kementerian Keuangan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tak hadir dalam rapat kali ini. Dia diwakili oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, dan Dirjen Pajak Robert Pakpahan.


Rapat yang dimulai pukul 10.47 WIB dibuka oleh Ketua Banggar DPR Kahar Muzakir. Rapat dihadiri oleh 7 fraksi dan digelar secara terbuka.

"Berdasarkan catatan sekretariat hadir 7 fraksi. Oleh karena itu rapat panja sah dan dapat mengambil keputusan. Rapat dinyatakan terbuka untuk umum," katanya membuka rapat panja, Senin (24/6/2019).


Berikutnya jalannya rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Banggar Said Abdullah. Mengawali rapat, Sahid memaparkan mengenai asumsi makro ekonomi 2020 yang sejauh ini sudah disepakati.

Rincian asumsi makro ekonomi yang dibacakan olehnya adalah pertumbuhan ekonomi 5,2-5,5%, inflasi 2,0-4,0%, tingkat suku bunga SPN 3 bulan 5,0-5,5%, nilai tukar Rp 14.000-Rp 14.500/US$. (das/das)