Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 27 Jun 2019 13:05 WIB

Efisiensi Belanja Barang, Anggaran K/L 2020 Diusulkan Turun

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengusulkan pagu indikatif anggaran kementerian dan lembaga (K/L) di 2020 sebesar Rp 854 triliun. Angka itu turun dibandingkan anggaran K/L di APBN 2019 sebesar Rp 855,4 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, pagu indikatif itu sementara telah ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan Menteri Bappenas.

"Untuk Pagu K/L ditetapkan sebanyak Rp 854,0 triliun dan ini memang pagu indikatif 2 awal ini, yang ditetapkan di dalam 2 bulan yang lalu ini sedikit mengalami penurunan dibandingkan Pagu APBN di 2019 yang mencapai Rp 855,4 triliun," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Asko menekankan bahwa pagu indikatif itu masih bersifat sementara. Sehingga posisinya masih terus di-review oleh pemerintah dan DPR. Untuk perubahan lanjutan akan diputuskan pada bulan depan.


Menurutnya angka pagu anggaran indikatif 2020 itu disesuaikan dengan program prioritas pemerintah. Selain itu untuk penurunannya lantaran pemerintah mengurangi belanja barang KL di APBN 2020.

"Efisiensi di belanja barang KL supaya bisa diarahkan belanja yang lebih produktif untuk belanja KL secara umum," tambahnya.

Sementara jika dibandingkan dengan realisasi anggaran KL di 2018 angka itu lebih tinggi, yakni sebesar Rp 846,6 triliun. Lalu di realisasi anggaran KL di 2017 sebesar Rp 765,1 triliun.

"Pemerintah konsisten untuk bisa meningkatkan ini. Kita tahu langkah stimulus pemerintah ini menjadi salah satu sumber untuk memacu ekonomi kita. Supaya bisa tetap bertahan tumbuh tinggi di atas 5%" terangnya.



Simak Video "Lenggak-lenggok Sri Mulyani Tirukan Gerakan Tarian Anak STAN"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed