Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 09 Jul 2019 11:35 WIB

DPR Gelar Paripurna Bahas RAPBN 2020

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Suasana rapat paripurna DPR Selasa (9/7/2019) (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom) Foto: Suasana rapat paripurna DPR Selasa (9/7/2019) (Nur Azizah Rizki Astuti/detikcom)
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat paripurna ke-21 hari ini. Agenda dalam paripurna kali ini adalah Laporan Hasil Pembicaraan Pendahuluan RAPBN 2020 dan RKP Tahun 2020.

Selain itu, dalam paripurna kali ini para fraksi juga menyampaikan pandangannya atas RUU Tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN (P2APBN) 2018 yang diajukan pemerintah.

"Menurut sekretariat yang hadir di rapat ini sekitar 281 orang," kata Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto membuka paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/7/2019).


Berikut asumsi makro dalam RAPBN 2020:
  • Pertumbuhan ekonomi 2020 di kisaran 5,2%-5,5%.
  • Inflasi 2-4%
  • Nilai tukar rupiah (Rp/US$) Rp 14.000- Rp 14.500
  • Tingkat bunga SPN-3 bulan 5-5,5%
  • Harga minyak mentah Indonesia US$ 60-70/barrel
  • Lifting minyak bumi US$ 695-840/barrel
  • Lifting gas bumi 1,191-1,3 juta barel setara minyak/hari
Sementara target pembangunan 2020 adalah sebagai berikut:
  1. Target pengangguran 4,8-5,1%
  2. Kemiskinan 8,5-9%
  3. Gini rasio 0,35-0,38
  4. IPM 72,52


Simak Video "Pantun Bamsoet di Penutupan Sidang Tahunan MPR 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com