Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Jul 2019 16:59 WIB

Mendag dan Mentan Paling Disorot Pengusaha, Harus Disaring Ketat

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Edi Wahyono Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini mulai menyusun jajaran menteri untuk kabinet baru, periode 2019-2024. Menanggapi hal tersebut, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menyebutkan ada dua kementerian yang perlu diperhatikan, yakni Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

"Yang paling penting adalah Kemendag dan Kementan," tutur Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang kepada detikFinance, Jumat (12/7/2019).

Sarman mengatakan, kedua kementerian tersebut tupoksinya (tugas pokok dan fungsi) sangat bersangkutan dengan kehidupan masyarakat. Pasalnya, penentu stabilisasi harga pangan pokok ada pada kedua kementerian tersebut.

"Karena ini menyangkut dengan stabilisasi harga pangan pokok, ini betul-betul harus ada sinergitas di antara kedua kementerian ini," ujar Sarman.


Ia mengatakan, apabila nantinya ada gejolak harga pangan di pasar, kedua kementerian ini tidak saling menyalahkan. Untuk itu diperlukan sinergi dan menghilangkan ego sektoral.

"Supaya kalau terjadi gejolak harga mereka tidak saling menyalahkan, artinya perlu transparansi data. Pokoknya harus yang menghilangkan namanya ego sektoral," jelas dia.

"Kita harapkan memang betul-betul diseleksi ketat, harus memiliki satu track record baik. Kemudian juga memiliki satu latar belakang ilmu yang mumpuni di bidangnya," tambahnya.


Selain itu, ia juga menyebutkan sorotan dari pengusaha yakni sosok yang akan memimpin Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Pasalnya, pengurusan izin usaha melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) ranahnya ada di BKPM.

"Yang disorot lagi juga yang berkaitan dengan perizinan. Berarti dalam hal ini yang namanya BKPM untuk investasi yang masuk dalam pelayanan terpadu satu pintu (PTSP)," tandasnya.




Mendag dan Mentan Paling Disorot Pengusaha, Harus Disaring Ketat


Simak Video "Batal Bertemu Jokowi, Bupati Minahasa Selatan Tak Jadi Calon Menteri"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com