Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 15 Jul 2019 15:35 WIB

Jokowi Permudah Izin Investasi, Darmin: Harus Diikuti Daerah!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Pelayanan Online Single Submission di BKPM/Foto: Rengga Sancaya Pelayanan Online Single Submission di BKPM/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan akan terus menggenjot investasi dalam pidato kemenangan bertajuk Visi Indonesia, semalam (14/7/2019). Dengan masuknya investasi maka akan terbuka lapangan pekerjaan.

Untuk memuluskan investasi, Jokowi berjanji akan mempermudah perizinan dengan memangkas hal-hal yang mempersulit investasi seperti perizinan yang berbelit hingga pungli.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan akan terus memperkuat sistem perizinan, tapi dia meminta daerah juga mengikuti.

"Ada beberapa (diperkuat), tentu perizinannya masih tetap, OSS (online single submission) tetap disempurnakan, bukan OSS-nya, di daerah supaya diikuti," katanya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Jakarta, Senin (15/7/2019).


Dia melanjutkan, pemerintah sudah memberikan insentif fiskal untuk mendorong investasi. Tapi, Darmin juga menuturkan perlunya bidang ekspor yang digenjot.

"Kedua kita sudah bikin kebijakan fiskal perpajakan. Tinggal sebenarnya bidang ekspor apa yang mau dikejar jadi harus lebih spesifik nggak bisa umum-umum aja," tambahnya.

Semalam, Jokowi menuturkan, akan membuka investasi seluas-luasnya. Untuk itu Jokowi berjanji memangkas semua yang menghambat masuknya investasi. Mulai dari perizinan yang lambat dan berbelit, bahkan pungli.

"Oleh sebab itu yang hambat investasi harus dipangkas. Baik itu perizinan lambat dan berbelit, apalagi yang ada punglinya," kata Jokowi.



Simak Video "Dapat Tugas Tambahan Urus Investasi, Luhut: Ya Terima Saja"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com