Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 16 Jul 2019 16:16 WIB

Pengusaha: Kepala Daerah Harus Bawa Investasi Masuk

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pengusaha mengeluhkan tidak selarasnya kepastian dan kebijakan perizinan usaha di daerah. Pasalnya, antara pemerintah pusat dan daerah masih ada kebijakan yang tidak sama.

Menurut Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani, birokrasi perizinan dan kepastian usaha harus diurus oleh kepala daerah masing-masing wilayah.

"(Birokrasi) Daerah itu sebetulnya kembali ke kepala daerahnya, mereka yang harus membawa investasi masuk," kata Rosan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (16/7/2019).


Rosan mengatakan kepala daerah harus lebih membuka diri untuk investasi yang mau masuk. "Saya liat sudah mulai banyak yang membuka diri, mereka harus tingkatkan produktivitas warganya," ujarnya.

Rosan mengatakan online single submission (OSS) harus terus disempurnakan. Hal tersebut dilakukan agar sistem perizinan makin andal.

"Dengan OSS saja itu sudah bisa simplified itu ya. Kita mau bangun sistem yang lebih rely on the system (andal) bukan karena kepala daerahnya bagus apa nggak," kata Rosan.


Sebelumnya, Rosan mengungkapkan bahwa masih banyak pengusaha yang mengeluhkan permintaan pemerintah daerah yang berbeda dengan pemerintah pusat dalam mengurus perizinan usaha.

"Paling sering adalah perbedaan kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, itu yang sering dikeluhkan perusahaan. Di pusat kita diminta A-B-C-D, pas masuk daerah beda lagi bisa E sampai Z," ungkap Rosan.


Pengusaha: Kepala Daerah Harus Bawa Investasi Masuk
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com